PANDEGLANG, AlexaNews.ID – Akses vital masyarakat di Kampung Margahayu, Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, lumpuh total akibat banjir yang menggenangi jalan kabupaten. Kondisi tersebut terjadi sejak Senin (12/1/2026) dan berdampak langsung pada aktivitas warga, termasuk anak-anak yang terpaksa absen dari sekolah.

Genangan air menutup hampir seluruh badan jalan dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa. Situasi ini membuat kendaraan roda dua tak dapat melintas, sementara pejalan kaki harus ekstra hati-hati karena arus air cukup deras di beberapa titik.

Jalan yang terendam banjir tersebut selama ini menjadi jalur utama warga menuju Pasar Pagelaran sekaligus akses harian anak-anak menuju sekolah. Terputusnya akses ini menyebabkan roda perekonomian warga tersendat dan kegiatan belajar mengajar terganggu.

Warga menyebut tidak ada pilihan jalur lain yang layak digunakan. Jika harus memutar melalui rute alternatif, jaraknya dinilai terlalu jauh dan berisiko, terutama bagi anak-anak sekolah yang harus berangkat sendiri.

Salah seorang warga Desa Sukadame, Neng, menyampaikan keluhannya terkait kondisi yang selalu berulang setiap musim hujan. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar masalah banjir tidak terus menjadi beban warga.

Menurutnya, genangan di ruas jalan tersebut bukan kejadian baru. Setiap hujan deras turun, akses utama langsung terendam dan tidak bisa dilewati. Akibatnya, anak-anak terpaksa libur sekolah dan warga kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Warga berharap Pemkab Pandeglang bersama Pemerintah Provinsi Banten segera melakukan penanganan serius, seperti pembenahan sistem drainase atau peninggian badan jalan, agar jalur penting tersebut kembali normal dan tidak lagi lumpuh saat musim hujan. (Dedi Supandi)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.