PURWAKARTA, alexanews.id – Sinergitas antara Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Purwakarta terus diperkuat melalui diskusi strategis terkait pengelolaan kawasan hutan.
Pembahasan difokuskan pada pengelolaan lahan lindung dan hutan produksi yang berada dalam wilayah kerja KPH di tiga kabupaten, yakni Purwakarta, Subang, dan Karawang.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya transparansi serta edukasi publik dalam pengelolaan hutan berkelanjutan. KPH sebagai pengelola kawasan hutan memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan antara fungsi ekologis dan pemanfaatan ekonomi, sementara PWI berperan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
Administratur KKPH Purwakarta Cecep Suryaman melalui Wakil Administratur KSKPH, Mulyana Kurniawan, menjelaskan bahwa kawasan hutan di tiga wilayah tersebut memiliki karakteristik yang berbeda.
“Hutan lindung berfungsi menjaga kelestarian lingkungan, sedangkan hutan produksi dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian masyarakat,” ujar Mulyana, Kamis (23/4/2026).
Ia menambahkan, berbagai tantangan masih dihadapi, mulai dari perambahan hutan, alih fungsi lahan, hingga rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Ketua PWI Purwakarta, Adi Kurniawan Tarigan, menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal isu lingkungan melalui pemberitaan yang edukatif dan berimbang.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kawasan hutan,” katanya.
Melalui sinergi ini, KPH dan PWI Purwakarta berharap tercipta komunikasi yang lebih efektif antara pengelola hutan, media, dan masyarakat. Dengan demikian, upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan hutan berkelanjutan di tiga wilayah tersebut dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang. (Ega Nugraha)










