SERGAI, alexanews.id – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Sebuah mobil minibus Toyota Avanza berwarna putih mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke dalam parit di Jalan Lintas Belidaan Sei Rampah–Dolok Masihul, Kecamatan Sei Rampah, Rabu (6/5/2026). Peristiwa tragis tersebut menewaskan dua orang penumpang di dalam kendaraan.

Insiden ini sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Kondisi kendaraan yang ringsek dan posisi mobil yang berada di dalam parit membuat proses evakuasi berlangsung cukup sulit dan memerlukan bantuan banyak pihak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BK 1269 ZI melaju dari arah Dolok Masihul menuju Sei Rampah. Kendaraan tersebut membawa dua orang penumpang, yakni Wahyu dan Desi, yang diketahui merupakan warga Dolok Masihul.

Perjalanan yang awalnya berlangsung normal berubah menjadi tragedi ketika kendaraan melintas di kawasan Belidaan, Desa Cempedak Lobang Dusun I. Di titik tersebut, mobil tiba-tiba mengalami oleng ke arah kanan. Pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan.

Dalam hitungan detik, mobil tersebut terguling dan langsung masuk ke dalam parit yang berada di sisi jalan. Benturan keras diduga membuat para penumpang tidak dapat menyelamatkan diri.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha memberikan pertolongan. Namun, upaya evakuasi awal sempat mengalami kendala karena posisi korban diduga terjepit di dalam bodi kendaraan yang ringsek.

Tidak lama setelah kejadian, suasana lokasi dipenuhi warga yang berdatangan untuk membantu proses penyelamatan. Namun, karena kondisi mobil yang terbalik di dalam parit, proses evakuasi tidak bisa dilakukan dengan mudah.

Tim kebersihan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang dikenal dengan sebutan “Pasukan Merah” kemudian turut dikerahkan ke lokasi kejadian. Kehadiran petugas ini membantu mempercepat proses evakuasi bersama warga dan aparat setempat.

Dengan kerja sama berbagai pihak, akhirnya kedua korban berhasil dikeluarkan dari dalam mobil. Namun, kondisi keduanya sudah tidak bernyawa saat dievakuasi dari lokasi kejadian.

Jenazah kedua korban kemudian segera dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman Sei Rampah untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Setelah proses evakuasi selesai, pihak kepolisian dari Polsek Sei Rampah bersama Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas terlihat melakukan pemeriksaan detail terhadap posisi kendaraan, kondisi jalan, serta bekas jejak kecelakaan.

Selain itu, aparat juga melakukan pengecekan terhadap kondisi korban di rumah sakit guna melengkapi data awal penyelidikan.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP G.W. Silitonga, membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut yang menyebabkan dua orang meninggal dunia.

“Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya singkat.

Meski penyebab pasti belum dapat dipastikan, kecelakaan tunggal seperti ini umumnya dapat dipicu oleh beberapa faktor. Di antaranya adalah kondisi jalan, faktor kelelahan pengemudi, kurangnya konsentrasi, hingga kemungkinan masalah teknis pada kendaraan.

Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut masih dalam tahap pendalaman. Pemeriksaan saksi dan analisis kondisi kendaraan akan menjadi bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

Warga sekitar lokasi kejadian mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut. Jalan lintas Belidaan yang menghubungkan Sei Rampah dan Dolok Masihul memang dikenal cukup ramai dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Namun, beberapa titik di jalur tersebut memiliki tikungan dan kondisi bahu jalan yang cukup dekat dengan parit, sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra bagi pengendara.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa kehati-hatian dalam berkendara di jalur antar-kecamatan sangat penting, terutama pada jalur yang memiliki kontur jalan tidak sepenuhnya lurus.

Pihak kepolisian melalui Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, tidak memaksakan diri dalam kondisi lelah, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan.

Selain itu, pengendara juga diingatkan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mengurangi kecepatan di jalur rawan kecelakaan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara,” tegas pihak kepolisian. (Sutrisno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.