CIREBON, alexanews.id – Peristiwa kebakaran menimpa sebuah rumah milik warga bernama Amar di Blok Widara Wetan, Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Jumat malam 8 Mei 2026.
Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan dapur yang berada terpisah dari rumah utama. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp10 juta.
Informasi yang dihimpun, laporan kebakaran diterima oleh Damkar Sektor Lemahabang pada pukul 18.59 WIB melalui laporan warga bernama Endin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, satu regu pemadam beserta unit pancar langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 19.03 WIB.
Petugas sempat mengalami kendala saat perjalanan menuju lokasi karena harus melintasi perlintasan kereta api serta kondisi jalan yang menanjak, sempit, dan berkelok.
Meski demikian, petugas akhirnya tiba di lokasi pada pukul 19.26 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman.
Saat petugas tiba, api diketahui sudah membakar seluruh bangunan dapur dengan luas sekitar 9 meter persegi.
Kabid Kebakaran, Penyelamatan dan Evakuasi, Eno Sujana menjelaskan bahwa titik api diduga berasal dari aktivitas memasak menggunakan tungku kayu.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, istri pemilik rumah yang sudah lanjut usia dan mengalami pikun diduga meninggalkan tungku dalam kondisi masih menyala.
Api kemudian merembet ke tumpukan kayu bakar yang berada di samping tungku hingga kobaran api semakin membesar dan membakar seluruh bangunan dapur yang terbuat dari bilik serta triplek.
“Istri pemilik rumah yang kondisinya sudah pikun diduga meninggalkan tungku masak dalam keadaan menyala. Api kemudian merembet ke tumpukan kayu bakar di samping tungku hingga membesar dan membakar bangunan dapur,” ujar Eno Sujana.
Proses pemadaman dipimpin langsung Komandan Damkar Sektor Lemahabang dengan melibatkan personel dari Regu 3 dan Regu 1.
Beruntung posisi dapur berada sekitar satu meter dari bangunan rumah utama sehingga api tidak sampai merembet ke rumah induk.
Petugas berhasil memadamkan api dan melakukan proses pendinginan hingga selesai pada pukul 19.48 WIB.
Setelah dipastikan aman dan tidak ada titik api tersisa, seluruh personel kembali ke pos jaga.
Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, petugas Damkar juga mendapat dukungan dari berbagai unsur di lapangan.
Di antaranya anggota Polsek Sedong, Danramil beserta anggota Koramil Sindanglaut, Kasatgas Desa Karangwuni, serta warga setempat yang turut membantu proses pemadaman.
Pihak Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama yang berasal dari tungku maupun kompor.
Warga diminta memastikan sumber api benar-benar padam sebelum ditinggalkan, khususnya bagi keluarga yang memiliki lansia di rumah agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Kirno)










