CIREBON, alexanews.id – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Jalan Yudistira, Blok Selapada, RT 10 RW 02, Desa Karangasem, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (12/5/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi saat waktu salat Maghrib dan membuat rumah milik Herwanto mengalami kerusakan cukup parah setelah dilalap si jago merah.

Api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting pada kipas angin yang berada di kamar anak dan lupa dimatikan saat rumah dalam keadaan kosong.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan laporan pertama diterima petugas Damkar Sektor Weru sekitar pukul 18.17 WIB dari Ketua RT setempat, Sudirman.

“Diduga api berasal dari kipas angin di kamar anak yang lupa dimatikan, sehingga memicu korsleting listrik dan merambat ke material yang mudah terbakar,” ujar Eno Sujana.

Menurut keterangan saksi di lokasi, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian atap ruang tidur tengah. Saat kejadian, seluruh penghuni rumah diketahui sedang melaksanakan salat Maghrib di mushola terdekat sehingga rumah dalam keadaan kosong.

Warga yang melihat asap dan api mulai membesar langsung berteriak meminta pertolongan. Kepanikan sempat terjadi karena lokasi rumah berada di kawasan padat penduduk sehingga dikhawatirkan api merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Petugas Damkar Regu I Sektor Weru tiba di lokasi sekitar pukul 18.34 WIB. Namun proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju titik kebakaran cukup sulit dijangkau mobil pemadam.

Jalan menuju lokasi diketahui sempit dan belum diaspal sehingga armada damkar tidak bisa masuk langsung ke titik api.

Petugas akhirnya harus menyambung selang sepanjang kurang lebih 100 meter dari lokasi parkir kendaraan pemadam menuju rumah yang terbakar.

Melihat kobaran api yang cukup besar, Damkar Sektor Weru kemudian meminta bantuan tambahan armada dari Sektor Sumber dan Sektor Palimanan.

Sebanyak tiga unit pancar diterjunkan dalam proses pemadaman untuk mempercepat pengendalian api.

Setelah berjibaku selama hampir satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan total sekitar pukul 19.25 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan dan pendataan hingga pukul 19.30 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Area seluas kurang lebih 30 meter persegi yang meliputi dua kamar tidur, ruang tengah, dan ruang tamu dilaporkan hangus terbakar.

Sejumlah barang berharga milik korban juga tidak sempat diselamatkan.

Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor polisi E 4780 JZ, satu unit Yamaha Mio, kulkas, kipas angin, serta berbagai perabot rumah tangga lainnya.

Beruntung, petugas berhasil mencegah api merembet ke seluruh bagian rumah maupun bangunan lain di sekitar lokasi.

Proses pemadaman turut dibantu oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas Polsek Plumbon, perangkat desa, serta warga sekitar yang ikut membantu evakuasi dan pengamanan lokasi kejadian.

Pihak Damkar Kabupaten Cirebon kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik di rumah, terutama pada peralatan elektronik yang tetap menyala saat ditinggal penghuni. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.