KARAWANG, alexanews.id – Kesehatan menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang kuat, produktif, dan sejahtera. Karena itu, pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan berkualitas menjadi kebutuhan penting yang harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Komitmen inilah yang terus diwujudkan Puskesmas Cibuaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Di bawah kepemimpinan Kepala Puskesmas dr. Eva, fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut terus bertransformasi menjadi pusat pelayanan kesehatan yang lebih modern, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Tidak sekadar menjadi tempat berobat, Puskesmas Cibuaya kini hadir sebagai pusat pelayanan kesehatan menyeluruh yang aktif melakukan pencegahan penyakit, edukasi kesehatan, hingga pelayanan langsung ke pelosok desa. Seluruh program yang dijalankan juga sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh yang menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Dengan dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, berbagai program strategis terus digencarkan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, merata, dan terjangkau. “Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan bahwa pelayanan kesehatan adalah hak mereka. Puskesmas hadir bukan hanya saat warga sakit, tetapi juga untuk menjaga agar masyarakat tetap sehat,” ujar dr. Eva.
Puskesmas Cibuaya terus melakukan pembenahan pelayanan agar masyarakat merasa nyaman saat datang berobat. Sistem pelayanan yang sebelumnya dianggap rumit kini dibuat lebih sederhana dan efisien. Melalui sistem pelayanan satu pintu, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan mulai dari pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan. Proses administrasi dibuat lebih cepat sehingga waktu tunggu pasien dapat ditekan.
Selain itu, jam pelayanan juga diatur lebih fleksibel agar masyarakat yang bekerja tetap dapat memperoleh akses kesehatan dengan mudah. Pelayanan di Puskesmas Cibuaya juga didukung tenaga medis profesional mulai dari dokter, perawat, bidan, hingga tenaga kesehatan lainnya yang siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
“Bagi kami, pasien bukan sekadar orang sakit, tetapi keluarga yang membutuhkan pertolongan. Keramahan dan pelayanan yang baik menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan,” kata dr. Eva.
Keseriusan Puskesmas Cibuaya juga terlihat dalam penanganan stunting pada anak. Melalui program PMT Lokal atau Pemberian Makanan Tambahan berbahan baku lokal, petugas kesehatan rutin melakukan skrining dan pemantauan terhadap ibu hamil, bayi, dan balita.
Program tersebut memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah ditemukan masyarakat agar kebutuhan gizi dapat terpenuhi dengan biaya terjangkau namun tetap memiliki nilai gizi tinggi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sekaligus menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Cibuaya.
Selain memberikan makanan tambahan, tenaga kesehatan juga aktif melakukan edukasi kepada orang tua terkait pola makan sehat dan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini agar anak tumbuh sehat dan kuat.
Tidak hanya fokus pada gizi masyarakat, Puskesmas Cibuaya juga aktif menjalankan program ACF atau Active Case Finding untuk mendeteksi kasus Tuberkulosis (TBC) lebih dini. Melalui program ini, tenaga kesehatan tidak hanya menunggu pasien datang ke puskesmas, tetapi turun langsung ke rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan dan pendataan.
Pemeriksaan juga dilakukan di sekolah maupun lingkungan masyarakat yang dianggap memiliki risiko penularan tinggi. Dengan deteksi dini, proses pengobatan dapat dilakukan lebih cepat sehingga penyebaran penyakit bisa ditekan. Program ini menjadi salah satu langkah nyata Puskesmas Cibuaya dalam mendukung target pemerintah menurunkan angka kasus TBC di Kabupaten Karawang.
Sebagai bentuk nyata pelayanan kesehatan untuk masyarakat, Puskesmas Cibuaya juga rutin mengadakan program Cek Kesehatan Gratis atau CKG. Melalui program ini, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan seperti cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga pemeriksaan fisik umum tanpa dipungut biaya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena membantu warga mengetahui kondisi kesehatan mereka sejak dini. Deteksi dini dinilai penting agar penyakit dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi lebih serius.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa pemeriksaan kesehatan rutin itu penting. Jangan menunggu sakit parah baru datang berobat,” ujar dr. Eva.
Komitmen pelayanan Puskesmas Cibuaya tidak berhenti di gedung pelayanan saja. Melalui program Puskesmas Keliling atau Pusling, pelayanan kesehatan dibawa langsung ke desa-desa dan wilayah terpencil. Program ini sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.
Bahkan saat terjadi bencana banjir yang kerap melanda wilayah Cibuaya, armada Pusling tetap diterjunkan untuk memastikan warga terdampak tetap mendapatkan pelayanan kesehatan. Tim medis turun langsung membawa obat-obatan dan kebutuhan kesehatan lainnya agar masyarakat tetap terlindungi di tengah kondisi darurat.
Kehadiran Pusling saat bencana membuat masyarakat merasa lebih aman karena pemerintah benar-benar hadir di tengah kesulitan warga. Pelayanan kesehatan terus diberikan tanpa membedakan kondisi maupun lokasi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mewujudkan Universal Health Coverage atau UHC menjadi salah satu capaian besar di bidang kesehatan. Melalui program ini, seluruh masyarakat Karawang dipastikan telah memiliki jaminan kesehatan sehingga bisa mendapatkan pelayanan medis tanpa terkendala biaya.
Pemerintah Kabupaten Karawang juga menanggung iuran bagi masyarakat kurang mampu agar tidak ada warga yang kehilangan akses pelayanan kesehatan. Puskesmas Cibuaya menjadi ujung tombak pelaksanaan program tersebut di wilayah Kecamatan Cibuaya.
Semua warga mendapatkan pelayanan yang sama tanpa membedakan latar belakang ekonomi maupun status sosial. “Tidak boleh ada masyarakat yang menahan sakit karena takut biaya berobat. Kesehatan adalah hak seluruh warga,” tegas dr. Eva.
Selain pelayanan pengobatan, Puskesmas Cibuaya juga aktif memperkuat Posyandu di setiap desa. Pembinaan kader Posyandu terus dilakukan agar pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa semakin optimal. Dukungan alat kesehatan, obat-obatan, serta pendampingan tenaga kesehatan terus diberikan agar Posyandu dapat berjalan aktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Di sisi lain, Puskesmas Cibuaya juga menggencarkan program kesehatan lingkungan dengan bekerja sama bersama pemerintah desa. Pemantauan kualitas air bersih, sanitasi, dan kebersihan lingkungan dilakukan secara rutin untuk mencegah munculnya penyakit berbasis lingkungan.
dr. Eva menegaskan seluruh program yang dijalankan Puskesmas Cibuaya merupakan bagian dari dukungan terhadap visi pembangunan Kabupaten Karawang yang maju, bermartabat, dan sejahtera. Menurutnya, dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang sangat besar dalam membantu peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Cibuaya.
Mulai dari peningkatan fasilitas, pemerataan obat-obatan, hingga keberhasilan pelaksanaan program UHC menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. “Kami berkomitmen menjalankan seluruh program kesehatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Prioritas kami adalah memastikan warga Cibuaya sehat, kuat, dan sejahtera,” ujar dr. Eva.
Dengan berbagai program unggulan yang terus berjalan, Puskesmas Cibuaya kini menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang mendapat kepercayaan besar dari masyarakat. Pelayanan yang semakin baik, respons cepat terhadap kebutuhan warga, serta semangat pengabdian tenaga kesehatan menjadi bukti bahwa akses kesehatan yang berkualitas kini semakin dekat dengan masyarakat. (Ahmad Saleh)










