KARAWANG, alexanews.id – SMAN 5 Karawang mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur Sekolah Maung tahun ajaran baru. Seluruh sarana penunjang hingga sistem pelayanan pendaftaran online dipastikan siap guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Pihak sekolah menargetkan proses penerimaan siswa baru berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Wakasek Kesiswaan sekaligus Ketua SPMB SMAN 5 Karawang, Maman Rohmana M.Pd., mengatakan seluruh tahapan teknis telah dipersiapkan sejak jauh hari. Persiapan dilakukan mulai dari pembagian ruangan pelayanan, penyediaan sistem informasi hingga kesiapan operator sekolah.
Menurutnya, pelaksanaan SPMB tahun ini dilakukan sepenuhnya secara online sehingga masyarakat perlu memahami mekanisme unggah dokumen digital agar proses pendaftaran berjalan lancar.
“Seluruh pelayanan sudah kami siapkan agar masyarakat mendapatkan kemudahan saat proses pendaftaran berlangsung,” ujar Maman Rohmana.
Ia menjelaskan, sekolah telah membagi beberapa ruangan sesuai fungsi pelayanan masing-masing. Mulai dari ruang informasi, ruang pendaftaran hingga ruang verifikasi dokumen dipisahkan untuk mempermudah alur pelayanan calon peserta didik dan orang tua.
Dengan pembagian tersebut, pihak sekolah berharap antrean pelayanan dapat lebih tertata sehingga masyarakat tidak mengalami kebingungan selama proses berlangsung.
Pelaksanaan pendaftaran SPMB jalur Sekolah Maung di SMAN 5 Karawang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni pada tanggal 25, 26, 28 dan 29.
Karena seluruh proses dilakukan secara daring, calon peserta didik diwajibkan menyiapkan seluruh dokumen persyaratan dalam format PDF sebelum datang ke sekolah.
Pihak sekolah mengungkapkan masih banyak masyarakat yang datang hanya membawa dokumen fisik sehingga mengalami kesulitan ketika harus mengunggah berkas ke sistem online.
Oleh sebab itu, sekolah mengimbau agar seluruh orang tua dan siswa mempersiapkan berkas digital lebih awal demi mempercepat proses pendaftaran.
“Kami mengingatkan agar seluruh dokumen sudah disiapkan dalam bentuk PDF supaya proses unggah lebih mudah dan tidak menghambat pelayanan,” jelasnya.
Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, SMAN 5 Karawang menetapkan kuota penerimaan sebanyak 384 siswa baru yang dibagi ke dalam beberapa jalur seleksi berbasis prestasi.
Jalur potensi akademik memperoleh kuota 10 persen atau sebanyak 38 siswa. Sementara jalur kompetensi akademik berdasarkan nilai rapor mendapatkan kuota terbesar yakni 50 persen atau sebanyak 192 siswa.
Kemudian jalur kompetensi akademik kejuaraan memperoleh kuota 20 persen atau sebanyak 77 siswa. Sedangkan jalur kompetensi non-akademik juga mendapatkan kuota 20 persen atau sebanyak 77 siswa.
Skema penerimaan tersebut menjadi bagian dari implementasi program Sekolah Maung yang kini menitikberatkan pada penguatan kualitas siswa melalui sistem seleksi berbasis prestasi.
SMAN 5 Karawang optimistis kebijakan tersebut dapat meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendorong lahirnya lulusan yang memiliki daya saing tinggi, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Selain fokus pada proses penerimaan siswa baru, sekolah juga memiliki target besar terhadap kualitas lulusan di masa mendatang.
Pihak sekolah berharap semakin banyak lulusan SMAN 5 Karawang yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri sesuai arah kebijakan pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Program Sekolah Maung sendiri diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan menengah di Jawa Barat melalui pola seleksi yang lebih kompetitif dan berbasis kemampuan siswa.
Dengan sistem tersebut, sekolah percaya peserta didik yang diterima nantinya merupakan siswa-siswa terbaik yang siap berkembang dan berprestasi selama menjalani pendidikan di tingkat SMA.
SMAN 5 Karawang juga menilai bahwa peningkatan kualitas input peserta didik akan berdampak langsung terhadap prestasi sekolah secara keseluruhan.
Tidak hanya prestasi akademik, sekolah juga ingin mendorong penguatan karakter, keterampilan serta kemampuan non-akademik siswa agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Ke depan, SMAN 5 Karawang berharap seluruh lulusan Sekolah Maung dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri sebagai bentuk nyata peningkatan mutu pendidikan di Karawang dan Jawa Barat secara umum. (Yopie Iskandar)









