SERGAI, alexanews.id – Polemik dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses perekrutan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, mendapat tanggapan dari para calon relawan.

Belasan calon relawan yang mengikuti proses perekrutan menegaskan bahwa tidak ada pungli maupun pemaksaan seperti yang ramai diberitakan. Mereka menyebut uang yang sempat diberikan kepada M. Rizal Purba merupakan bentuk ucapan terima kasih secara sukarela.

Salah seorang calon relawan, Selamat (45), mengatakan dirinya tidak pernah merasa menjadi korban pungli atau pemerasan.

“Kami tidak dipungli. Uang itu kami berikan sendiri sebagai tanda terima kasih karena sudah dibantu mendapatkan informasi dan kesempatan bekerja di Dapur MBG,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Menurut Selamat, tidak pernah ada tekanan maupun kewajiban untuk memberikan uang kepada siapa pun.

Hal senada disampaikan Arifa Nadia Saragih (24), warga Desa Marjanji. Ia menilai istilah pungli tidak tepat digunakan dalam persoalan tersebut.

“Tidak ada permintaan uang dari Pak Rizal. Itu murni inisiatif kami sendiri karena merasa terbantu,” katanya.

Arifa berharap polemik yang berkembang segera berakhir agar para calon relawan dapat fokus menunggu operasional Dapur MBG.

Sementara itu, Nur Azlin (28) juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah dipaksa menyerahkan uang.

“Kami tidak pernah diminta atau diintimidasi. Uang itu kami berikan dengan sukarela dan sekarang sudah dikembalikan,” ujarnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Sairin (65) dan Nuriah Purba (45). Keduanya mengaku memberikan uang secara ikhlas sebagai bentuk penghargaan atas bantuan yang diterima.

Menurut mereka, yang terpenting saat ini adalah program Makan Bergizi Gratis segera berjalan sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, sejumlah calon relawan lainnya seperti Syakila Saragih, Nazwa Syakila, Sriwulandari, Winsu Dwi Ramadhani, Lisnawati, Adinda Nurhasanah, Dinda Gayatri Sinaga, Muhammad Nanda, Abdul Rois, Ratih Kumalasari, Siti Khadijah Silalahi, Wahyuni Sinaga, Selamat Sutana, dan Endang Sriwahyuni juga menyampaikan keterangan yang sama.

Mereka menyatakan bahwa uang yang diberikan kepada M. Rizal Purba bukan pungutan liar, melainkan bentuk ucapan terima kasih atas bantuan informasi terkait perekrutan relawan.

Terpisah, M. Rizal Purba membenarkan sempat menerima sejumlah uang dari beberapa calon relawan. Namun, ia menegaskan seluruh uang tersebut telah dikembalikan kepada para pemberi.

Pemilik SPPG Marjanji, Dermawan Saragih, mengatakan M. Rizal Purba turut membantu percepatan pembangunan fasilitas Dapur MBG di Desa Marjanji.

“Sebagai tokoh masyarakat, beliau berharap warga sekitar bisa diberdayakan dan mendapat kesempatan bekerja di dapur MBG,” ujarnya.

Dermawan juga memastikan seluruh uang yang sempat diterima telah dikembalikan kepada para calon relawan.

Saat ini para calon relawan masih menunggu dimulainya operasional Dapur Makan Bergizi Gratis. Mereka berharap program tersebut segera berjalan sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga dan membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar. (Sutrisno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.