KARAWANG, alexanews.id – Dinamika pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kutakarya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang mulai menghangat. Salah satu putra daerah, Chandra Wijaya Kusuma, menyatakan kesiapannya untuk ikut dalam kontestasi tersebut mewakili warga Dusun Kedungmundu 04, RT 012A/RW 012.
Munculnya nama Chandra menjadi perhatian sejumlah warga karena dinilai mewakili semangat generasi muda untuk terlibat langsung dalam pembangunan desa. Ia berharap kehadirannya di BPD nantinya dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa.
Chandra diketahui merupakan putra dari Heri Pramika, Ketua Jurnalis Karawang Bersatu. Namun demikian, ia menegaskan langkahnya maju dalam pemilihan BPD didorong oleh keinginan pribadi untuk berkontribusi bagi kemajuan Desa Kutakarya.
“Saya maju sebagai calon BPD Alhamdulillah mendapat doa serta dukungan dari kedua orang tua. Bismillahirrahmanirrahim semoga dengan doa serta dukungan orang tua jalan menuju kursi BPD Allah mudahkan. Dengan itu saya ingin berkontribusi membangun Desa Kutakarya melalui gagasan dan kerja nyata. Aspirasi warga, khususnya generasi muda, harus memperoleh ruang yang lebih besar dalam setiap proses pembangunan desa,” ujar Chandra, Senin (13/7/2026).
Menurut Chandra, apabila dipercaya masyarakat untuk menjadi anggota BPD, dirinya akan berupaya menjalankan tugas secara terbuka dan menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai keterbukaan informasi dan kedekatan dengan warga menjadi kunci dalam menjalankan fungsi BPD secara optimal.
Selain itu, Chandra berkomitmen mendukung pembangunan desa yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.
Dalam pencalonannya, Chandra mengusung visi mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berkeadilan. Visi tersebut akan diwujudkan melalui sejumlah program yang berfokus pada penguatan fungsi pengawasan dan peningkatan partisipasi masyarakat.
Ia berencana mendorong publikasi anggaran desa secara terbuka agar penggunaan dana desa dapat dipantau oleh masyarakat. Menurutnya, transparansi anggaran merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.
Tak hanya itu, Chandra juga ingin memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program kerja pemerintah desa agar seluruh kegiatan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi warga.
Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Desa Kutakarya juga menjadi salah satu perhatian utama yang akan diperjuangkannya. Ia berharap tidak ada wilayah yang tertinggal dalam pembangunan infrastruktur maupun program pemberdayaan masyarakat.
Di bidang kepemudaan, Chandra menilai generasi muda harus diberikan ruang yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. Karena itu, ia berkomitmen mendorong program-program yang mendukung kreativitas, produktivitas, dan pengembangan potensi pemuda.
Selain fokus pada generasi muda, Chandra juga menaruh perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat serta pemberdayaan perempuan. Menurutnya, pembangunan desa yang berkelanjutan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
Pemilihan anggota BPD sendiri menjadi salah satu momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan wakil yang akan menyampaikan aspirasi warga serta mengawasi jalannya pemerintahan desa. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memilih calon berdasarkan integritas, kapasitas, dan komitmen yang dimiliki.
Seluruh tahapan pemilihan BPD juga diharapkan berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga mampu menghasilkan wakil masyarakat yang amanah, bertanggung jawab, dan benar-benar bekerja untuk kepentingan warga Desa Kutakarya. (M. Karya)










