BALI, alexanews.id – Pengurus Ikatan Keluarga Tanarighu (IKTR) Bali terus memantapkan persiapan menjelang pelantikan Badan Pengurus IKTR Bali Periode 2026–2029 yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Juli 2026 mendatang.
Dukungan terhadap agenda tersebut datang dari Pemerintah Kabupaten Sumba Barat maupun kalangan legislatif. Hal itu terungkap dalam kunjungan silaturahmi dan audiensi yang dilakukan perwakilan IKTR Bali dengan Wakil Bupati Sumba Barat, Thimotius Tede Ragga, S.Sos., di ruang kerjanya, Selasa (2/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, IKTR Bali diwakili oleh Heriyanto Lani Pandang dan Jefry Siprianus Nanga dari Garda IKTR Bali. Mereka menyerahkan proposal sekaligus menyampaikan rencana pelantikan kepengurusan baru IKTR Bali periode 2026–2029.
Wakil Bupati Sumba Barat menyambut baik kehadiran pengurus IKTR Bali dan menyatakan dukungannya terhadap pelantikan tersebut. Menurutnya, keberadaan organisasi kedaerahan seperti IKTR Bali memiliki peran penting dalam mempererat hubungan kekeluargaan warga Tanarighu yang berada di perantauan sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan kampung halaman.
Dalam arahannya, Thimotius Tede Ragga berpesan agar warga Tanarighu di Bali tetap menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai adat dan budaya, menghormati orang tua, serta terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Pada hari yang sama, sekitar pukul 11.30 WITA, perwakilan IKTR Bali juga melakukan audiensi dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat, Dancerinus Afrin Saingo, S.Pd. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan.
Selain Wakil Ketua DPRD, dukungan juga datang dari sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat dari Dapil III Kecamatan Tanarighu, yakni Christina Lali Ndelo, S.P. dari Partai Golkar, Dominggus Baiyo, S.I.P. dari Partai NasDem, serta Ester Ngongo dari Partai Hanura.
Para legislator tersebut menyambut positif keberadaan IKTR Bali sebagai wadah pemersatu masyarakat Tanarighu di Bali dan mendukung berbagai program organisasi dalam mempererat tali persaudaraan antarwarga perantauan.
Ketua IKTR Bali, Jhosua Umbu Kaleka, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat maupun anggota DPRD.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat solidaritas, serta berkontribusi bagi kemajuan masyarakat Tanarighu baik di tanah kelahiran maupun di tanah rantau.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan warga Tanarighu di Bali sekaligus membangun sinergi yang lebih baik dengan pemerintah daerah,” ujarnya.
Pelantikan Badan Pengurus IKTR Bali Periode 2026–2029 diharapkan menjadi langkah awal memperkuat solidaritas warga Tanarighu di perantauan, menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Bali, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah asal.
Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Sumba Barat, IKTR Bali optimistis dapat terus menjadi organisasi yang mampu menjaga nilai-nilai kekeluargaan, budaya, dan persatuan masyarakat Tanarighu di mana pun berada.Caption Foto:
Perwakilan IKTR Bali saat melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Sumba Barat dan jajaran DPRD guna menyampaikan rencana pelantikan Pengurus IKTR Bali Periode 2026–2029. (King)










