KARAWANG, alexanews.id – Sebuah peristiwa yang terjadi di Puskesmas Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, menjadi perhatian masyarakat. Seorang pasien yang masih menjalani perawatan medis dilaporkan terlihat keluar dari ruang perawatan hingga menuju kantin untuk membeli makanan dan minuman.
Kejadian yang terjadi pada Kamis (11/6/2026) itu memunculkan pertanyaan dari sejumlah warga mengenai prosedur pengawasan pasien yang masih berada dalam masa perawatan di fasilitas kesehatan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pasien tersebut diketahui masih mendapatkan penanganan medis dengan infus yang masih terpasang di tubuhnya. Namun saat berada di luar ruang perawatan, perangkat infus tersebut tampak dibawa oleh orang tua pasien.
Pemandangan itu menarik perhatian sejumlah pengunjung dan warga yang sedang berada di lingkungan puskesmas. Mereka menilai kondisi tersebut tidak lazim mengingat pasien masih berstatus menjalani perawatan medis.
Beberapa warga mengaku khawatir jika pasien yang masih dalam proses penyembuhan dapat keluar masuk area perawatan tanpa pendampingan atau pengawasan yang memadai dari petugas kesehatan.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya menilai kejadian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bagi pihak pengelola fasilitas kesehatan.
“Seharusnya pasien yang masih menjalani perawatan mendapatkan pengawasan yang lebih ketat. Jangan sampai ada kondisi yang berisiko terhadap keselamatan pasien,” ujarnya.
Menurut warga tersebut, keberadaan petugas yang memantau pasien secara berkala dinilai penting untuk memastikan proses pengobatan berjalan sesuai prosedur dan kondisi pasien tetap terkontrol.
Peristiwa ini kemudian memunculkan dugaan adanya celah dalam sistem pengawasan pasien di ruang perawatan. Meski demikian, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak Puskesmas Rengasdengklok terkait kronologi maupun prosedur yang diterapkan dalam pengawasan pasien yang sedang dirawat.
Masyarakat berharap pihak puskesmas dapat memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah publik. Selain itu, evaluasi terhadap standar pelayanan dan pengawasan pasien juga dinilai penting guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Warga berharap setiap pasien yang menjalani perawatan mendapatkan perhatian dan pengawasan sesuai standar pelayanan kesehatan, sehingga keselamatan serta kenyamanan pasien dapat tetap terjaga selama proses pengobatan berlangsung. (Asbel)










