SERGAI, alexanews.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI secara serentak untuk 17 Pengurus Anak Cabang (PAC), Minggu (28/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Karina, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah itu menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan kepengurusan partai di tingkat kecamatan.
Musancab dihadiri pengurus DPC, PAC, kader partai serta jajaran DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara.
Selain memilih kepengurusan PAC, forum tersebut juga menjadi ajang memperkuat soliditas kader dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sergai, H. Darma Wijaya, mengatakan tantangan partai saat ini bukan hanya menambah jumlah kursi di legislatif, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat yang telah diberikan selama ini.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kerja nyata dan kehadiran kader di tengah rakyat.
“Mempertahankan kepercayaan masyarakat merupakan tantangan yang harus dijawab melalui kerja nyata. Kalau bisa mempertahankan kursi yang ada saja sudah merupakan hasil yang baik. Yang terpenting adalah bagaimana kader tetap hadir di tengah masyarakat dan terus bekerja untuk kepentingan rakyat,” ujar Darma Wijaya.
Ia juga mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya aktif membuat laporan kegiatan, tetapi mampu menjadi penggerak di lingkungan masyarakat.
Menurut Darma Wijaya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dijaga oleh seluruh kader PDI Perjuangan.
“Kader harus terus menyentuh masyarakat, hadir ketika masyarakat membutuhkan, saling membantu dan menjaga semangat gotong royong. Jangan hanya menjadi pelapor, tetapi jadilah pelopor di tengah masyarakat,” tegasnya.
Darma Wijaya menilai keberhasilan PDI Perjuangan menjadi salah satu kekuatan politik terbesar di Kabupaten Serdang Bedagai tidak lepas dari kekompakan kader di seluruh tingkatan.
Sementara itu, Pengurus DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, M. Affan, yang membuka Musancab VI secara resmi mengatakan bahwa PAC memiliki peran penting sebagai ujung tombak partai di tingkat kecamatan.
Menurutnya, PAC menjadi garda terdepan dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperkuat basis dukungan partai hingga tingkat akar rumput.
Affan menegaskan bahwa DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja kader dan pengurus partai.
Kader yang dinilai mampu membesarkan partai dan meningkatkan dukungan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam penguatan organisasi ke depan.
“PDI Perjuangan akan menilai siapa kader yang benar-benar mampu membesarkan partai dan bekerja maksimal dalam meningkatkan perolehan suara pada Pemilu Legislatif 2030 mendatang,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa menjadi pengurus PAC bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan amanah untuk bekerja dan melayani masyarakat.
Karena itu, seluruh pengurus diminta aktif turun ke lapangan, mendengarkan aspirasi warga serta membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Pengurus PAC harus banyak bekerja. Jangan hanya berada di rumah dan tidak peduli dengan kondisi masyarakat. Kehadiran kader di tengah rakyat menjadi kunci keberhasilan partai,” tegas Affan.
Melalui Musancab VI yang digelar serentak ini, PDI Perjuangan Sergai berharap dapat melahirkan kepengurusan PAC yang lebih solid, aktif, dan mampu memperkuat mesin partai menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang.
Selain menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan, Musancab juga diharapkan memperkuat persatuan internal partai dan meningkatkan pengabdian kader kepada masyarakat demi menjaga kepercayaan rakyat terhadap PDI Perjuangan di Kabupaten Serdang Bedagai. (Sutrisno)










