KARAWANG, alexanews.id – Pengelolaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mitra Mandiri Desa Kuta Gandok, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, menjadi perhatian Forum Karawang Utara Bergerak (FKUB).

Korlap FKUB, Apih Lepo mempertanyakan penggunaan anggaran BUMDes yang disebut berasal dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan informasi yang diperoleh, dana yang disalurkan dari rekening desa ke rekening BUMDes melalui mekanisme transfer disebut mencapai sekitar 20 persen dari total alokasi Dana Desa tahun 2025.

Informasi tersebut, menurut FKUB, diperoleh setelah melakukan komunikasi dengan Kepala Desa Kuta Gandok, L. Mamat, di kantor desa.

Setelah mendapatkan penjelasan dari pemerintah desa, FKUB mengaku berupaya meminta keterangan langsung kepada Ketua BUMDes Mitra Mandiri terkait penggunaan anggaran yang telah diterima.

Namun hingga saat ini, Ketua BUMDes disebut belum dapat ditemui untuk memberikan penjelasan. Menurut keterangan yang diterima FKUB, Ketua BUMDes sedang berada di luar kota sehingga belum bisa memberikan informasi secara langsung mengenai pengelolaan anggaran tersebut.

Selain itu, pihak FKUB mengaku sempat diarahkan untuk berkoordinasi dengan salah seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kuta Gandok yang berinisial AI guna memperoleh informasi lebih lanjut.

FKUB menilai keterbukaan informasi terkait pengelolaan anggaran BUMDes penting dilakukan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, terutama karena dana yang dikelola bersumber dari anggaran negara melalui Dana Desa.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua BUMDes Mitra Mandiri Desa Kuta Gandok belum memberikan tanggapan maupun keterangan resmi terkait penggunaan anggaran yang dipertanyakan tersebut.

Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak BUMDes untuk memperoleh penjelasan yang berimbang dan akan memperbarui informasi apabila telah mendapatkan keterangan resmi dari pihak terkait. (Asbel)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.