BEKASI, alexanews.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, terus mematangkan berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) hingga penguatan ekonomi warga melalui program pemberdayaan UMKM menjadi fokus utama dalam rapat minggon yang digelar pada Kamis (9/7/2026).

Rapat yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Desa Hegarmanah tersebut dihadiri Sekretaris Desa Hegarmanah Budi Mulyana, Direktur Utama PT Duta Mega Cemerlang H. Rinton Suhanta Bramantio, panitia Pilkades, jajaran Ketua RT dan RW, Karang Taruna, serta mahasiswa Universitas STAI Agus Salim Bekasi.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, dunia usaha, dan kalangan akademisi dalam mendukung pembangunan Desa Hegarmanah yang lebih maju dan mandiri.

Validitas DPT Jadi Perhatian Utama

Dalam arahannya, Sekretaris Desa Hegarmanah Budi Mulyana menegaskan bahwa akurasi data pemilih menjadi salah satu faktor paling penting dalam menyukseskan Pilkades yang demokratis dan berintegritas.

Ia meminta seluruh Ketua RT dan RW agar aktif melakukan pemantauan serta verifikasi data pemilih di wilayah masing-masing. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh warga yang memiliki hak pilih dapat terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Menurut Budi, proses pendataan tidak boleh dilakukan secara asal karena menyangkut hak konstitusional masyarakat dalam menentukan pemimpin desa untuk periode berikutnya.

“Jangan sampai ada satu pun warga yang memiliki hak pilih namun terlewat dari Daftar Pemilih Tetap. Proses verifikasi dan pendataan harus dilakukan secara detail, cermat, dan transparan untuk menjamin legitimasi pemilihan nanti,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara perangkat desa dan masyarakat guna meminimalkan potensi kesalahan data yang dapat menimbulkan persoalan pada saat pelaksanaan Pilkades.

Dengan DPT yang valid dan akurat, pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa diharapkan dapat berjalan lancar, transparan, serta menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapatkan mandat dari masyarakat.

Program Bagi Hasil untuk Perkuat UMKM Desa

Selain membahas tahapan Pilkades, rapat minggon juga menyoroti upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi desa.

Direktur Utama PT Duta Mega Cemerlang, H. Rinton Suhanta Bramantio, memaparkan konsep pemberdayaan ekonomi berbasis tabungan dan sistem bagi hasil yang ditujukan untuk mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Hegarmanah.

Menurutnya, program tersebut dirancang agar masyarakat tidak hanya memiliki budaya menabung, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas melalui pengelolaan dana secara produktif.

“Program ini bukan sekadar menyimpan uang, melainkan instrumen pemberdayaan. Dana yang terkumpul dari masyarakat akan dikelola dengan sistem bagi hasil, yang kemudian disalurkan kembali dalam bentuk pinjaman modal usaha bagi pelaku UMKM di Hegarmanah,” ujar H. Rinton.

Skema tersebut diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang sehat di tingkat desa. Dana yang dihimpun dari masyarakat akan kembali dimanfaatkan untuk mendukung pelaku usaha lokal sehingga memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Melalui program ini, pelaku UMKM diharapkan memiliki akses permodalan yang lebih mudah untuk mengembangkan usahanya tanpa terbebani sistem pembiayaan yang memberatkan.

Dorong Kemandirian dan Ekonomi Kreatif

Program berbasis bagi hasil tersebut juga dinilai mampu menjadi solusi untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga.

Ketika pelaku usaha mendapatkan akses modal yang memadai, peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran, hingga menciptakan lapangan pekerjaan baru akan semakin terbuka.

Pemerintah Desa Hegarmanah berharap model pemberdayaan ini dapat menjadi fondasi bagi tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di tingkat desa.

Tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata, program tersebut juga diarahkan untuk membangun semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam memperkuat perekonomian lokal.

Mahasiswa Turut Ambil Peran

Rapat minggon Desa Hegarmanah juga diwarnai kehadiran mahasiswa Universitas STAI Agus Salim Bekasi yang sedang menjalankan program sosialisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Kehadiran mahasiswa menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada warga terkait berbagai aspek pembangunan desa.

Melalui interaksi langsung dengan perangkat desa dan masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi positif berupa gagasan, pendampingan, hingga edukasi yang bermanfaat bagi warga.

Kolaborasi antara pemerintah desa, sektor swasta, dan dunia pendidikan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan desa yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Bangun Desa dengan Kolaborasi

Rapat minggon yang digelar Pemdes Hegarmanah menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal proses demokrasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di satu sisi, validasi DPT menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh warga mendapatkan hak pilihnya dalam Pilkades mendatang. Di sisi lain, program pemberdayaan ekonomi berbasis bagi hasil menjadi terobosan yang diharapkan mampu memperkuat sektor UMKM dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga kalangan akademisi, Desa Hegarmanah optimistis dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus membangun ekonomi masyarakat yang lebih kuat dan berdaya saing. (Wnd)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.