BEKASI, Alexanews.id – Desa Karangmekar, Kecamatan Kedungwaringin, resmi menjalani proses rechecking dalam rangka Lomba Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana (GKSTTB) tingkat Kabupaten Bekasi pada Rabu (23/9). Kegiatan evaluasi lapangan ini mengusung semangat bersama: “Keluarga tangguh, Indonesia tumbuh.”

Proses verifikasi ini dihadiri langsung oleh Plt. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, bersama tim penilai dari Pokja IV dan Sekretaris TP-PKK Kabupaten Bekasi.

Kehadiran tim disambut hangat oleh jajaran Forkopimcam Kedungwaringin, Camat Kedungwaringin Maman Badruzaman (MBZ), Kapolsek Kedungwaringin beserta jajaran, anggota Koramil 13 Kedungwaringin, Ketua TP-PKK Kecamatan Kedungwaringin Ny. Testy Retnaningsih MBZ, Kepala Desa Karangmekar Nursait, Ketua TP-PKK Desa Karangmekar Rinah Sait, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparat desa, kader PKK, serta berbagai elemen masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Karangmekar, Nursait, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran rombongan tim penilai di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan selamat datang kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi beserta seluruh tim penilai di Desa Karangmekar. Kehadiran tim hari ini menjadi motivasi besar bagi kami dan seluruh kader untuk terus berbenah serta meningkatkan kualitas lingkungan maupun kapasitas warga,” ujar Nursait.

Senada dengan itu, Camat Kedungwaringin, Maman Badruzaman, menilai kunjungan ini sebagai momentum krusial bagi wilayah Kedungwaringin, khususnya dalam mengukur efektivitas program pemberdayaan yang berjalan.

“Selamat datang kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Bekasi di kunjungan rechecking Desa Karangmekar. Kegiatan ini merupakan momentum bagi kita untuk evaluasi sekaligus melihat secara langsung di lapangan. Kami berharap proses rechecking ini menjadi sarana informasi dan komunikasi yang efektif demi terus meningkatkan berbagai program pemberdayaan masyarakat ke depan,” tutur Maman Badruzaman.

Sementara itu, Plt. Ketua TP-PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, menjelaskan bahwa tahap rechecking ini memegang peranan penting untuk memastikan keselarasan antara data administrasi dan implementasi riil di lapangan. Dua fokus utama pemantauan di lokasi di antaranya kesiapan sarana fisik seperti posko siaga dan manajemen penampungan sampah desa.

“Kegiatan rechecking ini merupakan tahap lanjutan untuk memastikan dan memverifikasi kembali data serta pelaksanaan program di lapangan, sebagai bagian dari penilaian yang objektif dan menyeluruh. Kami datang bersama tim penilai dari Pokja IV dan sekretaris dengan tujuan melihat langsung sejauh mana persiapan keluarga dan masyarakat di Kecamatan Kedungwaringin dalam membangun ketahanan keluarga, khususnya dalam aspek kesehatan, kesiapsiagaan, dan ketangguhan menghadapi bencana,” papar Nia.

Nia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak dan kader yang telah bekerja keras menyukseskan program GKSTTB ini. Ia menekankan bahwa esensi gerakan ini melampaui sebatas kompetisi.

“Pada kesempatan ini, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas upaya dan kerja keras semua pihak yang sudah mendukung program pada hari ini. Semoga apa yang kita upayakan dan laksanakan bisa mencerminkan keluarga sehat, tanggap, dan tangguh bencana. Program ini bukan hanya penilaian semata, melainkan fondasi berkelanjutan. Kepada tim penilai, saya harapkan dapat memberikan penilaian secara objektif, profesional, dan teliti,” pungkasnya. (Wnd)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.