CIREBON, Alexanews.id — Kondisi Sungai Sriganala yang melintasi Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, mulai mengundang kekhawatiran warga.

Permukaan sungai dipenuhi tanaman eceng gondok yang tumbuh lebat hingga menutupi sebagian besar aliran air.

Kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat arus sungai, terlebih saat curah hujan tinggi. Warga pun berharap ada langkah penanganan lebih serius untuk mengantisipasi potensi banjir di wilayah sekitar.

Sungai Sriganala diketahui berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWS CC).

Selama ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Pegagan Kidul bersama masyarakat rutin melakukan gotong royong membersihkan eceng gondok dan sampah yang memenuhi aliran sungai.

Namun, upaya swadaya tersebut dinilai belum menyelesaikan persoalan secara menyeluruh. Selain tanaman dan sampah, warga berharap dilakukan pengerukan sedimen atau normalisasi sungai untuk mengatasi pendangkalan.

Salah seorang warga, Runata (40), mengatakan masyarakat sangat berharap perhatian dan tindakan nyata dari pihak terkait, terutama BBWS CC dan instansi teknis lainnya.

“Masyarakat berharap agar Sungai Sriganala ini mendapat perhatian serius. Kami sangat berharap aliran sungai dari hulu hingga ke hilir di bibir pantai bisa dilakukan pengerukan atau normalisasi,” ujar Runata, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, pengerukan sedimen dan pembersihan aliran sungai secara berkala diperlukan agar arus air dapat mengalir lebih lancar menuju laut.

Warga berharap penanganan tidak hanya dilakukan ketika terjadi banjir. Normalisasi dan pemeliharaan secara berkala dinilai penting untuk mengurangi risiko pendangkalan serta potensi luapan air ke permukiman saat musim hujan.

“Jangan sampai menunggu banjir dulu baru dilakukan penanganan. Kami berharap ada program pengerukan dan normalisasi dari hulu sampai hilir,” harapnya.

Warga pun berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian BBWS CC dan pemerintah daerah agar kondisi Sungai Sriganala segera mendapat penanganan. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.