Purwakarta, alexanews.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penulisan naskah berita dengan tema “Menulis Naskah Berita yang Baik: Prinsip, Teknik, dan Script”, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun naskah berita yang baik, efektif, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik, sekaligus memperkuat sinergi dalam penyebarluasan informasi publik kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta yang berasal dari Tim Peliputan Diskominfo, unsur media, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), serta unsur terkait lainnya.
Kepala Bidang Informasi dan Publikasi Diskominfo Purwakarta, Fitri, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan bimtek ini menjadi salah satu upaya untuk menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam memproduksi materi pemberitaan secara mandiri.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi publik menjadi penting agar penyusunan materi informasi dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien, termasuk dalam kondisi keterbatasan anggaran.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat meningkatkan kemampuan teknis dalam menulis dan menyusun materi pemberitaan secara mandiri, sehingga penyebarluasan informasi kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” demikian inti laporan panitia.
Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Purwakarta, Rudianto, menekankan pentingnya kemampuan menyusun naskah berita sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.
Ia menyampaikan bahwa sinergi antara Diskominfo, tim peliputan, media, KIM, dan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio diperlukan untuk memperluas jangkauan informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Menurutnya, informasi yang disusun dengan baik akan lebih mudah dipahami masyarakat dan dapat disebarluaskan melalui berbagai saluran komunikasi, baik siaran radio maupun media lainnya.
“Penyusunan naskah berita harus memperhatikan kualitas informasi, kejelasan pesan, serta kebutuhan masyarakat. Sinergi seluruh unsur komunikasi publik juga diperlukan agar informasi yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat secara luas,” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut.
Narasumber Bahas Prinsip dan Teknik Penulisan BeritaMateri utama disampaikan oleh Reza Endang Sunarya sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, pembahasan diawali dengan pertanyaan mendasar, yakni “Apakah berita?
Pertanyaan tersebut menjadi pengantar untuk memahami pengertian berita, prinsip-prinsip dasar jurnalistik, serta teknik menyusun naskah yang informatif dan mudah dipahami pembaca maupun pendengar.
Dalam praktik jurnalistik, berita merupakan laporan mengenai peristiwa atau fakta yang memiliki nilai informasi bagi masyarakat. Penyusunannya perlu memperhatikan unsur 5W+1H, yaitu what (apa), who (siapa), when (kapan), where (di mana), why (mengapa), dan how (bagaimana).
Selain memenuhi unsur tersebut, penulisan berita juga perlu mengutamakan akurasi, keberimbangan, kejelasan sumber informasi, serta penggunaan bahasa yang efektif.
Teknik penulisan naskah juga perlu disesuaikan dengan karakteristik media yang digunakan. Naskah untuk media daring memiliki kebutuhan penyajian yang berbeda dengan naskah siaran radio, terutama dalam pemilihan kata, struktur kalimat, dan penyampaian pesan agar mudah dipahami audiens.
Khusus untuk siaran radio, naskah perlu disusun dengan bahasa yang lugas, kalimat yang tidak berbelit-belit, serta alur informasi yang nyaman didengar.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam menghasilkan produk jurnalistik dan materi komunikasi publik yang berkualitas, sekaligus memperkuat kolaborasi antara Diskominfo, insan media, tim peliputan, KIM, dan LPPL Radio dalam mendukung penyebarluasan informasi pembangunan di Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan dipandu oleh Karyanto, S.E., selaku moderator, yang mengarahkan jalannya penyampaian materi dan diskusi peserta.
Melalui bimtek ini, Diskominfo Purwakarta diharapkan semakin mampu mendorong terciptanya ekosistem informasi publik yang profesional, kolaboratif, dan bermanfaat bagi masyarakat.***










