PURWAKARTA, Alexanews.id – Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam KNPI Kecamatan Sukatani menggelar kegiatan Mimbar Bebas di Lapangan Upacara Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Rabu (28/10/2026), pukul 18.30 hingga 20.30 WIB.
Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, kebebasan berpendapat, serta kepedulian terhadap persoalan ketidakadilan dan kesejahteraan rakyat.
Dalam seruan yang disampaikan Eka Novianto Irwansyah, Mimbar Bebas dipandang sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, kritik, dan aspirasi terhadap berbagai kebijakan maupun penyelenggaraan kekuasaan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Ketika suara rakyat mulai dibungkam, mimbar bebas ini adalah jawabannya,” demikian pesan utama yang disampaikan Eka Novianto Irwansyah dalam ajakan kegiatan tersebut.
KNPI Kecamatan Sukatani mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan itu. Mimbar Bebas tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang menyampaikan suara hati, memperjuangkan aspirasi, dan mengingatkan pentingnya keadilan sosial.
Sejumlah persoalan menjadi perhatian dalam seruan tersebut, mulai dari kebebasan menyampaikan kritik, penegakan hukum, hingga kesenjangan kesejahteraan masyarakat.
Melalui forum ini, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan pandangan secara terbuka sekaligus mendorong terciptanya kehidupan demokrasi yang memberikan ruang bagi kritik dan perbedaan pendapat.
Pelaksanaan Mimbar Bebas yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, keberanian menyampaikan pendapat, dan tanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Penyampaian aspirasi secara damai, terbuka, dan bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjaga demokrasi. Kebebasan berpendapat juga perlu disertai sikap saling menghormati hak orang lain serta menjaga ketertiban umum.
Seruan penutup dalam ajakan kegiatan tersebut menegaskan semangat perjuangan dan keberpihakan kepada masyarakat.
“Hidup rakyat Indonesia! Hidup kaum tertindas! Merdeka!”
Mimbar Bebas di Sukatani diharapkan menjadi pengingat bahwa aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi dan perlu mendapat ruang untuk disampaikan serta didengar.***










