KARAWANG, Alexanews.id – Kasus hilangnya mesin diesel Kubota RD 110 berkapasitas 11 PK bantuan Dinas Pertanian untuk kelompok tani Tani Bakti, Desa Gebangjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, hingga kini belum terungkap.
Padahal, kasus pencurian yang terjadi sejak Februari 2025 tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Cibuaya pada Maret 2025. Lebih dari satu tahun berlalu, identitas pelaku maupun keberadaan mesin diesel tersebut belum diketahui.
Berdasarkan Surat Tanda Bukti Penerimaan Pengaduan Nomor STP/007/III/2025/Sektor Cibuaya, laporan disampaikan oleh Hasan Qori selaku Ketua Gapoktan setempat.
Dalam dokumen kepolisian disebutkan, pencurian terjadi pada Minggu, 10 Februari 2025, sekitar pukul 02.30 WIB, di area pesawahan Dusun Kosambilawang RT 002/002, Desa Gebangjaya.
Kehilangan mesin diesel tersebut pertama kali diketahui setelah seorang petani bernama Neman memeriksa lokasi penyimpanan. Saat dilakukan pengecekan, mesin bantuan pertanian itu sudah tidak berada di tempat.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta. Laporan resmi diterima Polsek Cibuaya pada 17 Maret 2025.
Kapolsek Cibuaya, Iptu Budi Santoso, saat dimintai keterangan menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.
“Sementara masih dilakukan penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa orang saksi,” ungkap Iptu Budi Santoso.
Pernyataan tersebut menjadi penjelasan sementara terkait penanganan kasus pencurian mesin diesel bantuan pertanian yang hingga kini belum menemukan titik terang.
Sementara itu, Ahmad Alexa, pemuda asal Kecamatan Cibuaya, berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut.
“Semoga pelaku pencurian mesin pompa tersebut segera terungkap. Kami berharap kasus ini tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan,” ujarnya.
Menurutnya, mesin diesel bantuan pertanian merupakan fasilitas yang diperuntukkan bagi kepentingan kelompok tani. Hilangnya aset tersebut tentu menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.
Publik kini menunggu perkembangan penyelidikan Polsek Cibuaya. Tidak hanya mengungkap siapa pelakunya, tetapi juga menelusuri keberadaan mesin diesel bantuan pertanian yang dilaporkan hilang tersebut. (Ahmad Saleh)










