SERGAI, alexanews.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Naga Kisar kembali menyalurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para penerima manfaat di Desa Naga Kisar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), pada pekan kedua Agustus 2026.
Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, melalui penyediaan makanan bergizi seimbang yang mengandung energi, protein, karbohidrat, lemak, serta serat yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas setiap hari.
Kepala SPPG Naga Kisar, Surya Witri, mengatakan penyaluran MBG terus dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi masyarakat sekaligus membantu menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.
Menurutnya, makanan bergizi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh serta mendukung aktivitas belajar dan tumbuh kembang anak.
“Melalui Program Makan Bergizi Gratis ini, kami kembali menyalurkan makanan yang mengandung energi, protein, karbohidrat, lemak, dan serat yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat dan kuat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Surya Witri, Senin (10/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan fisik dan kemampuan belajar anak. Dengan asupan nutrisi yang cukup, anak-anak diharapkan mampu lebih fokus saat mengikuti kegiatan belajar di sekolah maupun saat beraktivitas di lingkungan sekitar.
Selain itu, makanan bergizi juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Harapannya, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, cerdas, dan berprestasi. Tetap semangat belajar serta jangan lupa menjaga kesehatan,” pesannya.
Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis pada pekan kedua Agustus ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi para penerima manfaat. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, program tersebut juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat sejak usia dini.
Program MBG dinilai bukan sekadar kegiatan pembagian makanan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi dan menyiapkan generasi masa depan yang lebih sehat, produktif, serta memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik. (Sutrisno)










