KARAWANG, AlexaNews.ID – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Kabupaten Karawang bersama Inspektorat dan Dinas Kesehatan melakukan verifikasi faktual terhadap usulan program pelatihan dan bantuan alat fogging di Aula Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, Selasa (13/10/2026).

Verifikasi dilakukan untuk memastikan usulan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan calon penerima manfaat.

Kepala UPTD BLK Disnakertrans Kabupaten Karawang, Agung Jauhari, S.E., mengatakan, pelatihan tata boga dan sablon bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat serta membuka peluang usaha mandiri.

Berdasarkan data usulan, terdapat 18 calon peserta yang akan mengikuti pelatihan, terdiri dari 10 orang untuk tata boga dan delapan orang untuk sablon.

Pelatihan direncanakan berlangsung selama delapan hari. Peserta juga akan mendapatkan fasilitas makan siang dan seragam selama kegiatan.

“Harapannya, pelatihan ini bisa meningkatkan keahlian warga, mendorong tumbuhnya wirausaha, serta membantu menambah pendapatan keluarga,” ujar Agung.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Plawad, Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., mengapresiasi verifikasi yang dilakukan oleh tim terkait.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan dengan mencocokkan identitas calon peserta dengan data dalam proposal. Para calon peserta juga diwawancarai satu per satu dengan pengawasan Inspektorat.

“Alhamdulillah, kegiatan verifikasi faktual berjalan lancar. Kami berharap program ini tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Hendra.

Selain pelatihan, tim Dinas Kesehatan bersama Inspektorat turut memverifikasi usulan bantuan alat fogging untuk Kelurahan Plawad.

Pemeriksaan meliputi kebutuhan alat, pihak pengusul, serta rencana pengelolaan jika bantuan direalisasikan.

Hendra berharap seluruh usulan tersebut dapat terealisasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Melalui program ini, Kelurahan Plawad berharap keterampilan warga meningkat, peluang usaha baru terbuka, dan kebutuhan sarana kesehatan masyarakat dapat didukung.

(Yopie Iskandar)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.