KARAWANG, AlexaNews.ID — Program pelatihan kerja yang dijalankan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang melalui Balai Latihan Kerja (BLK) mendapat apresiasi dari Dewan Pengurus Kabupaten Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karawang. Sepanjang tahun 2025, BLK Karawang tercatat sukses menuntaskan 32 paket pelatihan kerja di berbagai bidang kejuruan yang berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal ke sektor industri.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Bidang Industri dan Ketenagakerjaan KNPI Karawang, Ilham Adityakusuma, usai melakukan pertemuan dengan jajaran pengelola BLK Disnakertrans Karawang. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas strategi penguatan penyerapan tenaga kerja lokal agar lulusan pelatihan lebih siap memasuki dunia industri.
Ilham menilai, capaian puluhan paket pelatihan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab persoalan ketenagakerjaan di Karawang yang dikenal sebagai kawasan industri nasional. Menurutnya, program BLK tidak hanya berorientasi pada pelatihan semata, tetapi juga pada hasil nyata berupa peluang kerja bagi masyarakat.
Meski demikian, KNPI Karawang mencermati masih adanya kendala yang kerap dihadapi para pencari kerja. Salah satunya adalah kegagalan pada tahap wawancara kerja, meskipun secara teknis peserta dinilai sudah memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri.
“Banyak tenaga kerja yang secara hard skill sudah siap, tetapi tersingkir di tahap seleksi HRD. Ini biasanya berkaitan dengan mental, cara berkomunikasi, sikap profesional, serta pemahaman etos kerja,” ungkap Ilham.
Menjawab tantangan tersebut, KNPI Karawang menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam penguatan kualitas sumber daya manusia lokal. Melalui Bidang Industri dan Ketenagakerjaan, KNPI berencana memberikan pembekalan soft skill bagi pencari kerja, mulai dari pelatihan komunikasi, pembentukan sikap profesional, hingga simulasi menghadapi wawancara kerja.
Ilham menegaskan, langkah tersebut dimaksudkan untuk melengkapi program BLK yang selama ini fokus pada peningkatan keterampilan teknis. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan pencari kerja asal Karawang memiliki bekal yang lebih utuh sebelum terjun ke dunia industri.
Sementara itu, Kepala UPTD BLK Disnakertrans Kabupaten Karawang, Agung Jauhari, menyambut positif inisiatif sinergi yang ditawarkan KNPI Karawang. Ia menilai kolaborasi lintas organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah sangat penting dalam menciptakan tenaga kerja yang benar-benar siap pakai.
Menurut Agung, keberhasilan lulusan BLK tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh sikap kerja, disiplin, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya industri. Oleh karena itu, dukungan pembekalan soft skill dinilai akan semakin memperkuat kualitas lulusan BLK.
KNPI Karawang berharap sinergi antara Disnakertrans, KNPI, dan dunia industri dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diyakini mampu membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, berdaya saing, dan berpihak pada tenaga kerja lokal Karawang. [Ega Nugraha]










