SERGAI, AlexaNews.ID – Seorang petugas keamanan (security) perkebunan PT Sidojadi di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, menjadi korban dugaan pengeroyokan saat menjalankan tugas pengamanan di area kebun perusahaan.

Peristiwa tersebut terjadi di Blok 10 areal perkebunan PT Sidojadi, Desa Sei Parit, Kecamatan Sei Rampah, pada Rabu (25/2/2026).

Korban diketahui bernama Joko Sukendro (29), warga Dusun II Desa Sei Parit. Saat kejadian, korban tengah melakukan patroli rutin di kawasan perkebunan.

Insiden bermula ketika korban menemukan sejumlah orang yang diduga sedang menutup atau menimbun parit pembatas kebun. Aktivitas tersebut diduga bertujuan membuka akses jalan menuju lahan perkebunan milik perusahaan.

Mengetahui hal itu, korban kemudian melapor kepada rekannya di pos jaga. Ia pun diminta mendokumentasikan kegiatan tersebut menggunakan ponsel sebagai bahan laporan.

Namun situasi di lokasi mendadak memanas saat korban mulai merekam aktivitas tersebut. Beberapa orang yang berada di lokasi diduga tersulut emosi dan meminta korban menghentikan perekaman.

Korban mengaku sempat mendapat ancaman sebelum akhirnya terjadi aksi kekerasan.

Tak lama kemudian, beberapa orang diduga langsung menyerang korban. Pukulan disebut mengenai bagian tubuh dan leher korban hingga membuatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Dalam kondisi tidak berdaya, korban mengaku kembali mendapat pukulan serta tendangan secara bersama-sama dari sejumlah orang di lokasi kejadian.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka fisik serta trauma setelah menjadi korban pengeroyokan saat bertugas.

Komandan Regu Security PT Sidojadi, Koko Suprihandoko, membenarkan korban merupakan anggota keamanan perusahaan. Pihaknya berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku.

“Kami berharap kasus ini segera diproses dan para pelaku bisa diamankan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Firdaus AKP Ahmad Albar membenarkan laporan dugaan pengeroyokan tersebut telah diterima pihak kepolisian.

Menurutnya, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengungkap peristiwa tersebut.

“Laporannya sudah kami terima dan masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Hingga kini aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi serta bukti guna mengungkap pelaku pengeroyokan di area perkebunan tersebut. (Sutrisno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.