CIREBON, AlexaNews.ID – Puluhan jamaah umroh asal Cirebon akhirnya kembali ke tanah air dengan selamat di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Rombongan yang diberangkatkan oleh Salam Tour itu tiba menggunakan maskapai Saudia pada Selasa (3/3/2026).

Kepulangan para jamaah ini menjadi perhatian karena bertepatan dengan memanasnya situasi geopolitik setelah serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel ke Ibu Kota Iran, Teheran, beberapa waktu lalu. Ketegangan semakin meningkat setelah pangkalan militer AS di Arab Saudi dikabarkan menjadi sasaran serangan balasan.

Meski kabar konflik ramai beredar di media sosial, jamaah mengaku tidak merasakan dampak langsung selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Aktivitas di Mekkah dan Madinah tetap berjalan normal dan kondusif.

Salah satu jamaah menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian ibadah dapat ditunaikan dengan tenang. Ia menuturkan, sejak keberangkatan hingga kembali ke Indonesia, tidak ada kendala berarti yang mengganggu kekhusyukan beribadah.

Owner Salam Tour, H. Dede Muharam, Lc menjelaskan, pada musim Ramadan tahun ini pihaknya memberangkatkan 50 jamaah yang terbagi dalam dua gelombang. Kloter pertama berangkat 23 Februari dan telah kembali 4 Maret 2026, sementara gelombang kedua dijadwalkan bertolak pada 10 Maret hingga selepas Idul Fitri.

Menurutnya, lokasi konflik berada sangat jauh dari kota suci sehingga tidak memengaruhi aktivitas ibadah. Ia mencontohkan jarak antara Riyadh dan Mekkah mencapai ratusan kilometer, sehingga situasi di pusat ibadah tetap aman dan terkendali.

Pihak travel memastikan terus memantau perkembangan situasi internasional guna menjamin keamanan jamaah. Kepulangan rombongan pertama ini pun disambut haru keluarga di Cirebon dan menjadi kabar menenangkan bagi jamaah gelombang berikutnya yang akan segera berangkat. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.