PURWAKARTA, alexanews.id – Organisasi Serbaguna Gotong Royong 1957 (Kosgoro 57) Kabupaten Purwakarta meluncurkan koperasi jasa angkutan sebagai langkah strategis untuk memperkuat perekonomian anggota sekaligus mendukung penataan sektor transportasi di daerah.
Peresmian koperasi tersebut digelar secara resmi oleh Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 57 Kabupaten Purwakarta pada Jumat (13/3) di Sekretariat DPK Kosgoro 57 yang berlokasi di Jalan R.E. Martadinata (Jalan Tengah), Purwakarta.
Peluncuran koperasi ini tidak hanya menjadi momentum penguatan ekonomi organisasi, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.
Sejumlah kegiatan digelar dalam acara tersebut, di antaranya santunan bagi anak yatim, pembagian takjil kepada masyarakat, buka puasa bersama, serta tausyiah keagamaan.
Koperasi yang diberi nama Koperasi Jasa Berkah Jaya Sejahtera itu diharapkan mampu menjadi wadah bagi para pelaku usaha transportasi dalam meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat kemandirian ekonomi para anggota.
Ketua DPK Kosgoro 57 Kabupaten Purwakarta, Yogie Mochamad, mengatakan bahwa pembentukan koperasi tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran koperasi jasa angkutan ini juga sejalan dengan program nasional Kosgoro 1957 yang menargetkan pembentukan 1.000 koperasi di seluruh Indonesia pada awal tahun 2026.
“Peluncuran koperasi jasa angkutan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memperkuat perekonomian anggota serta mendukung pengembangan sektor transportasi lokal di Purwakarta,” ujar Yogie kepada awak media.
Wadah Pelaku Usaha Transportasi
Yogie menjelaskan, koperasi tersebut dibentuk untuk mengakomodasi kebutuhan para anggota yang sebagian besar merupakan pemilik kendaraan, sopir angkutan, serta pelaku usaha transportasi swasta.
Selain itu, koperasi ini juga membuka peluang bagi kader muda Kosgoro untuk ikut terlibat aktif dalam pengelolaan usaha secara profesional.
Ia menilai keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan koperasi menjadi langkah penting agar organisasi dapat terus berkembang serta mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi modern.
Tiga Tujuan Utama Pendirian Koperasi
Dalam kesempatan itu, Yogie juga memaparkan tiga tujuan utama pembentukan koperasi jasa angkutan tersebut.
Pertama, menyatukan potensi serta sumber daya para anggota agar operasional usaha transportasi dapat berjalan lebih efisien.
Kedua, menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi anggota, mulai dari pengurusan perizinan rute, layanan perawatan kendaraan, penyediaan suku cadang berkualitas, hingga akses pembiayaan yang lebih terjangkau.
Ketiga, mendorong tata kelola usaha transportasi yang lebih profesional dengan memperhatikan aspek keamanan serta keselamatan operasional.
“Koperasi jasa angkutan ini bukan sekadar wadah ekonomi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kesejahteraan bersama sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam penataan sistem transportasi di Purwakarta,” jelasnya.
Hadirkan Berbagai Program untuk Anggota
Ke depan, koperasi tersebut juga akan menghadirkan sejumlah program dan layanan yang dirancang untuk mendukung perkembangan usaha para anggota.
Beberapa program yang tengah disiapkan di antaranya dukungan pembelian kendaraan baru, layanan pengurusan izin operasional kendaraan secara terpadu, hingga kerja sama dengan bengkel resmi serta penyedia suku cadang.
Melalui kerja sama tersebut, anggota koperasi diharapkan dapat memperoleh harga suku cadang dan layanan perawatan kendaraan yang lebih kompetitif.
Dengan demikian, biaya operasional usaha transportasi dapat ditekan sehingga meningkatkan keuntungan bagi para pelaku usaha.
Dorong Sistem Transportasi Lebih Tertata
Yogie berharap koperasi tersebut dapat berkembang dan menjadi contoh keberhasilan pengembangan koperasi sektor jasa transportasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Menurutnya, keberadaan koperasi jasa angkutan juga dapat membantu menciptakan sistem transportasi yang lebih tertata, aman, serta berkelanjutan di wilayah Purwakarta.
“Kami berharap Koperasi Jasa Angkutan Kosgoro 57 Purwakarta dapat menjadi model pengembangan koperasi jasa yang sukses di Jawa Barat bahkan secara nasional,” katanya.
Ia menambahkan, melalui koperasi tersebut para pelaku usaha transportasi dapat bekerja secara lebih terorganisir sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Selain itu, sektor transportasi yang tertata dengan baik juga diyakini dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor.
“Koperasi ini diharapkan membuat sektor transportasi lebih terorganisir sekaligus mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui layanan jasa transportasi,” pungkasnya. (Asy)










