BEKASI, alexanews.id – Persiapan Turnamen Bekasi Women Sccore Championship 2026 terus dimatangkan oleh panitia pelaksana. Rapat pemantapan digelar di RM Masakan Karawang (Maskar), Selasa 17 Maret 2026 sore.

Dalam pertemuan tersebut, panitia membahas sejumlah hal penting, mulai dari penentuan lokasi pertandingan hingga jumlah tim peserta yang akan ambil bagian dalam turnamen sepakbola putri tersebut.

Ketua pelaksana, Iwang, memastikan bahwa ajang bergengsi ini akan digelar di Lapangan Sepakbola BJS, Kabupaten Bekasi. Lokasi tersebut dipilih sebagai pusat pertandingan yang diharapkan mampu mendukung kelancaran pelaksanaan turnamen.

Selain itu, panitia juga memutuskan untuk membatasi jumlah peserta hanya delapan tim. Kebijakan ini diambil agar kualitas pertandingan tetap terjaga serta pelaksanaan turnamen dapat berjalan lebih optimal.

Tim-tim yang akan berpartisipasi berasal dari berbagai daerah, yakni Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Kehadiran tim lintas wilayah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing sekaligus mempererat hubungan antar komunitas sepakbola putri.

Rapat pemantapan tersebut turut dihadiri sejumlah panitia pelaksana, di antaranya Iwan Sunarya, Babay, Zalfa, Syaiful Wahyudin, dan Akhmad Syah. Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menyukseskan turnamen ini.

Iwang menegaskan bahwa turnamen ini diselenggarakan oleh Klub Sepakbola Putri Bekasi Women, yang merupakan salah satu klub sepakbola putri di Kabupaten Bekasi.

Ia berharap, kehadiran Bekasi Women tidak hanya sebatas penyelenggara turnamen, tetapi juga menjadi wadah bagi para pesepakbola putri untuk berkembang, khususnya di wilayah Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.

Menurutnya, potensi sepakbola putri di daerah tersebut cukup besar dan perlu mendapatkan ruang untuk berkembang melalui kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan.

Turnamen Bekasi Women Sccore Championship 2026 juga diharapkan menjadi momentum kebersamaan bagi para penggiat sepakbola putri di wilayah Purwasukasi, yang meliputi Purwakarta, Subang, Karawang, dan Bekasi.

Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi antar komunitas sepakbola putri di berbagai daerah.

Dengan persiapan yang semakin matang, panitia optimistis turnamen ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi perkembangan sepakbola putri di tingkat regional.

Kehadiran turnamen seperti ini dinilai penting untuk membuka lebih banyak peluang bagi atlet perempuan dalam menunjukkan kemampuan serta meraih prestasi di dunia sepakbola.

Selain itu, kompetisi ini juga diharapkan mampu menarik perhatian publik terhadap perkembangan sepakbola putri yang semakin menunjukkan potensi besar di Indonesia. (Asy)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.