CIREBON, alexanews.id – Upaya menjaga keselamatan dan kesehatan pemudik terus dilakukan aparat kepolisian dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Salah satunya melalui aksi simpatik yang digelar jajaran Polres Cirebon Kota dengan membagikan vitamin dan jas hujan gratis kepada pengguna jalan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (18/3/2026) di kawasan Pos Pengamanan Pemuda, Jalan Terusan Pemuda, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Aksi ini menyasar para pemudik, baik pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di jalur utama Brigjend Darsono.
Kehadiran Albert Raden Denny Sulistyo Nugroho menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat itu turun langsung ke lapangan, menyapa pemudik sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis.
Kapolres Cirebon Kota, Eko Iskandar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.
Menurutnya, pemberian vitamin bertujuan menjaga daya tahan tubuh para pemudik, sementara jas hujan disiapkan sebagai antisipasi terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu di perjalanan.
“Ini bentuk pelayanan kami agar pemudik tetap dalam kondisi prima dan terlindungi, sehingga perjalanan bisa berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya.
Tak hanya itu, Polres Cirebon Kota juga tengah menyiapkan fasilitas tambahan berupa layanan bengkel darurat bagi kendaraan pemudik. Lokasinya direncanakan berada di sekitar Jalan Brigjend Darsono untuk memudahkan akses.
Layanan tersebut diharapkan mampu menjadi solusi cepat bagi pemudik yang mengalami kendala teknis di tengah perjalanan, tanpa harus mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Kami ingin memastikan bukan hanya kondisi fisik pemudik yang terjaga, tetapi juga kendaraan yang digunakan tetap dalam kondisi layak jalan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, M. Aris Hermanto, mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.
Ia mengimbau pemudik untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, termasuk tempat istirahat dan bantuan kesehatan.
“Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat. Jangan dipaksakan. Apabila membutuhkan bantuan darurat, masyarakat bisa segera menghubungi layanan polisi 110,” tegasnya.
Langkah ini menegaskan peran kepolisian tidak hanya sebagai pengatur lalu lintas, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat selama momentum arus mudik Lebaran. (Kirno)










