MAGELANG, alexanews.id – Gelombang penolakan terhadap aktivitas pertambangan di sekitar kawasan wisata nasional Candi Borobudur terus menguat. Sejumlah elemen masyarakat bersama aliansi warga menyuarakan kekhawatiran atas dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan, keselamatan, hingga keberlangsungan sektor pariwisata.

Aktivis nasional, Ferry Alexa Jambul Merah yang dikenal dengan sebutan BOS JM, menyatakan dukungannya terhadap gerakan warga tersebut. Ia menilai, kawasan Borobudur yang telah menjadi ikon wisata dunia tidak semestinya diubah menjadi wilayah aktivitas industri tambang.

“Saya mendukung aksi aliansi warga yang menolak aktivitas tambang di kawasan wisata nasional Candi Borobudur,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa 24 Maret 2026.

Menurutnya, keberadaan tambang di sekitar kawasan strategis pariwisata berpotensi menimbulkan berbagai persoalan serius. Mulai dari kerusakan infrastruktur jalan, risiko longsor, hingga potensi kecelakaan akibat lalu lalang kendaraan berat milik perusahaan tambang.

Ia juga menyoroti aspek perizinan yang dinilai perlu ditelusuri lebih dalam. Ferry mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut kemungkinan adanya pelanggaran, termasuk dugaan izin pertambangan yang tidak sah.

“Hentikan aktivitas pertambangan dan telusuri dugaan pidana terkait perizinan palsu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ferry mengingatkan agar kawasan Borobudur tidak kehilangan nilai historis dan daya tarik wisatanya akibat ekspansi industri yang tidak terkendali. Ia menilai, jika dibiarkan, kondisi ini justru dapat merugikan masyarakat dalam jangka panjang.

Tak hanya itu, ia juga mengkritik sikap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Magelang yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam merespons persoalan tersebut.

“Jika tidak segera bertindak, maka sama saja tidak menjalankan fungsi dengan maksimal,” katanya.

Ferry turut meminta perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian ESDM di bawah komando Bahlil Lahadalia, untuk turun langsung memantau situasi di lapangan dan mengambil langkah tegas demi menjaga kelestarian kawasan Borobudur. (Ega Nugraha)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.