SERGAI, alexanews.id – Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Kali ini, sepeda motor milik seorang wartawan menjadi sasaran kawanan begal bersenjata tajam.
Peristiwa pembegalan itu terjadi di depan Masjid Nurul Iman Rampah Kiri, Dusun VI Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Rabu dini hari, 13 Mei 2026 sekitar pukul 03.30 WIB.
Dalam kejadian tersebut, satu unit sepeda motor Yamaha Aerox bernomor polisi BK 2195 XBA milik wartawan bernama Pujianto berhasil dibawa kabur para pelaku yang diduga berjumlah tiga orang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian kendaraan tersebut dikendarai oleh keponakan korban bernama Putra yang baru pulang dari Desa Firdaus menuju rumahnya.
Namun nahas, ketika melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi tepatnya di kawasan Rampah Kiri, korban tiba-tiba dihadang tiga orang pria tak dikenal.
Para pelaku datang menggunakan satu unit sepeda motor Honda Vario tanpa plat nomor polisi. Situasi langsung berubah mencekam ketika salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis klewang untuk mengancam korban.
Karena takut menjadi sasaran kekerasan, korban memilih tidak melakukan perlawanan. Dalam hitungan detik, sepeda motor Yamaha Aerox milik korban langsung dirampas dan dibawa kabur para pelaku.
“Pelaku tiba-tiba menghadang di jalan dan langsung mengancam menggunakan senjata tajam jenis klewang. Motor langsung dibawa kabur,” ujar Putra dengan nada syok.
Usai berhasil menguasai kendaraan korban, ketiga pelaku langsung melarikan diri menuju arah Kota Tebing Tinggi melalui Jalinsum yang saat itu dalam kondisi sepi.
Peristiwa tersebut membuat korban dan keluarga langsung panik. Pujianto yang mengetahui sepeda motornya dibegal segera mendatangi lokasi kejadian untuk mencari petunjuk, termasuk mengecek rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar tempat kejadian perkara.
Dari hasil penelusuran sementara, rekaman CCTV disebut memperlihatkan tiga orang pelaku berboncengan menggunakan Honda Vario tanpa plat nomor.
Selain itu, para pelaku juga tampak membawa senjata tajam jenis klewang saat menjalankan aksinya.
“Dari hasil rekaman CCTV terlihat pelaku berjumlah tiga orang menggunakan sepeda motor Honda Vario tanpa plat nomor polisi. Mereka membawa senjata tajam jenis klewang dan melarikan motor saya ke arah Tebing Tinggi,” ungkap Pujianto.
Kasus pembegalan ini pun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Korban telah membuat laporan resmi ke Polsek Sei Rampah dengan nomor laporan LP/B/73/V/2026/SPKT Polsek Sei Rampah/Polres Sergai/Polda Sumut tertanggal 13 Mei 2026.
Kapolsek Sei Rampah, AKP Ahmad Albar, membenarkan adanya peristiwa pembegalan tersebut. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku.
“Opsnal Polsek dan Polres masih melakukan penyelidikan di lapangan,” ujar Kapolsek singkat saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Aksi begal yang kembali terjadi di Jalinsum Sei Rampah ini menambah daftar panjang kasus kriminalitas jalanan di wilayah Sergai. Warga yang melintas pada malam hingga dini hari diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur yang minim penerangan dan sepi kendaraan.
Masyarakat juga berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli malam untuk mencegah aksi kriminal serupa terulang kembali. Jalur lintas Medan–Tebing Tinggi selama ini memang dikenal cukup rawan tindak kejahatan, terutama pada jam-jam dini hari.
Hingga kini, polisi masih memburu identitas para pelaku berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi di lapangan. (Sutrisno)










