KARAWANG, alexanews.id – Program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan di Desa Purwasari, Karawang, menjadi perhatian warga. Pasalnya, bantuan sosial dari sejumlah perusahaan dinilai belum memberikan dampak besar, terutama untuk sektor pendidikan.
Salah seorang warga, Diana, mengatakan program CSR perusahaan di wilayah tersebut masih belum maksimal dan belum menyentuh kebutuhan pendidikan masyarakat.
“CSR di Desa Purwasari masih lemah dan belum terasa dampaknya untuk pendidikan,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, dana CSR seharusnya bisa dimanfaatkan untuk membantu sekolah dan pelajar di lingkungan sekitar perusahaan.
Mulai dari perbaikan ruang kelas, bantuan perlengkapan sekolah, beasiswa siswa kurang mampu, hingga fasilitas belajar dinilai masih sangat dibutuhkan masyarakat.
Warga berharap perusahaan tidak hanya menjalankan aktivitas usaha, tetapi juga ikut membantu meningkatkan kualitas pendidikan di desa.
Selain itu, masyarakat menilai perusahaan memiliki kewajiban menjalankan program CSR karena sudah diatur dalam undang-undang.
Dalam aturan tersebut, perusahaan yang bergerak di bidang tertentu diwajibkan menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar.
Warga juga meminta pemerintah daerah turun tangan untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan CSR perusahaan di Purwasari.
Mereka berharap dana CSR tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya bagi dunia pendidikan.
“Harapannya CSR bisa benar-benar membantu pendidikan anak-anak di Purwasari,” kata warga lainnya. (Karina)









