CIREBON, alexanews.id – Ribuan Bobotoh memadati sejumlah ruas jalan di Kota Cirebon pada Sabtu malam, 23 Mei 2026, usai Persib Bandung memastikan diri menjadi juara kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia musim 2025–2026.
Euforia kemenangan Maung Bandung pecah setelah laga terakhir melawan Persijap Jepara berakhir imbang tanpa gol. Hasil tersebut cukup mengantarkan Persib Bandung finis di puncak klasemen akhir dengan raihan 78 poin.
Persib unggul tipis atas Borneo FC yang menempati posisi kedua dengan 76 poin, sementara Persija Jakarta harus puas berada di urutan ketiga dengan koleksi 68 poin.
Keberhasilan membawa pulang trofi musim ini langsung disambut antusias para Bobotoh di berbagai daerah, termasuk di Kota Cirebon. Konvoi kendaraan bermotor hingga iring-iringan suporter terlihat memadati jalan utama kota sejak petang hingga malam hari.
Mengantisipasi lonjakan massa dan potensi gangguan keamanan, jajaran Polres Cirebon Kota menerjunkan personel pengamanan di sejumlah titik strategis.
Kapolres Cirebon Kota, Eko Iskandar, mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan kemenangan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu masyarakat umum.
Menurutnya, pihak kepolisian memahami luapan kebahagiaan para pendukung Persib yang telah menanti momen juara tersebut sepanjang musim kompetisi.
“Kami malam ini mengawal saudara-saudara kita dari Bobotoh dan Viking yang merayakan kemenangan musim ini. Silakan melaksanakan konvoi dan merayakan kemenangan, namun jangan ada kegiatan kriminal ataupun tindakan anarkis karena kami ingin semuanya bisa sama-sama menikmati kemenangan Persib dengan aman,” ujar AKBP Eko Iskandar.
Ia menegaskan bahwa momentum juara Persib seharusnya menjadi hiburan sekaligus perekat kebersamaan masyarakat, bukan justru memicu tindakan yang membahayakan pengguna jalan lain maupun mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Untuk menjaga arus lalu lintas tetap lancar, aparat kepolisian disiagakan di berbagai titik rawan kepadatan, mulai dari pusat kota, jalur konvoi utama, hingga lokasi nonton bareng pertandingan.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas di lapangan juga terus memberikan imbauan secara langsung kepada para suporter agar tetap menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung.
Beberapa larangan yang disampaikan di antaranya penggunaan knalpot bising atau brong, membawa maupun mengonsumsi minuman keras, serta aksi sweeping dan provokasi yang dapat memicu gesekan antarpendukung.
Polisi juga meminta para Bobotoh melakukan konvoi secara wajar dan tidak berlebihan demi keselamatan bersama.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, M. Aris Hermanto, mengimbau agar masyarakat segera kembali ke rumah masing-masing setelah merayakan kemenangan Persib.
Ia memastikan aparat kepolisian tidak akan ragu mengambil tindakan hukum tegas terhadap pelaku perusakan fasilitas umum maupun aksi anarkis lainnya.
“Setiap tindakan kriminal, perusakan fasilitas umum, maupun aksi anarkis akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas AKP M. Aris Hermanto.
Polres Cirebon Kota juga meminta masyarakat tetap waspada selama perayaan berlangsung dan segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan melalui layanan darurat Polisi 110. (Kirno)










