CIREBON, alexanews.id – Langkah awal perpindahan Markas Komando (Mako) Polres Cirebon Kota resmi dimulai melalui peletakan batu pertama pembangunan Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur, Kamis sore (21/5/2026).
Prosesi berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB di area gedung eks Pusdiklatpri, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Lokasi tersebut nantinya akan menjadi pusat operasional baru Polres Cirebon Kota.
Pembangunan masjid menjadi simbol bahwa perpindahan mako tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan peningkatan pelayanan publik, tetapi juga memperkuat nilai spiritual di lingkungan kepolisian.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan, nama “Adz Dzikra” memiliki makna mendalam yang diberikan oleh para sesepuh Cirebon.
Menurutnya, Adz Dzikra berarti “pengingat”, yakni pengingat bagi setiap anggota Polri agar selalu mengutamakan pelayanan yang tulus kepada masyarakat.
“Nama ini menjadi pengingat agar setiap anggota Polri selalu mengingat tugas utamanya dalam melayani masyarakat dengan tulus, ikhlas, dan meniatkan setiap pekerjaan sebagai ibadah,” ujar AKBP Eko Iskandar.
Sementara itu, frasa “Sauyunan Jaga Lembur” diambil dari moto Kapolda Jawa Barat yang memiliki makna kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.
Konsep pembangunan masjid ini juga mengusung keterbukaan. Meski berada di area Mako baru Polres Cirebon Kota, masjid nantinya dapat digunakan masyarakat umum untuk beribadah maupun kegiatan keagamaan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Cirebon Kota, Kompol Ari Nugroho, para Pejabat Utama (PJU), serta para Kapolsek jajaran.
Acara peletakan batu pertama diawali dengan doa bersama demi kelancaran seluruh tahapan pembangunan mako baru ke depan.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto menegaskan, pembangunan masjid ini merupakan simbol kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
“Masjid ini bukan hanya milik anggota Polri, tetapi juga milik seluruh masyarakat Kota Cirebon. Siapa saja boleh beribadah di sini. Keberadaannya diharapkan mampu mempererat hubungan emosional antara polisi dan warga, sekaligus menjadi pengingat bagi kami untuk selalu memberikan pelayanan yang humanis,” ungkapnya.
Ke depan, Mako baru Polres Cirebon Kota diharapkan bukan hanya menjadi pusat pelayanan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga menjadi ruang sosial dan spiritual yang mampu menghadirkan suasana humanis bagi masyarakat. (Kirno)










