KARAWANG, alexanews.id – Dedikasi dan kontribusi nyata dalam mendukung sektor pertanian kembali mendapat apresiasi. H. Ade Suherman atau yang akrab disapa Golun menerima penghargaan resmi dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang atas kerja sama dan peran aktifnya dalam meningkatkan produktivitas padi di wilayah Karawang.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Ade Suherman yang saat ini menjabat sebagai SPV Operasional Seksi Rengasdengklok, Perum Jasa Tirta II. Penyerahan penghargaan menjadi bentuk pengakuan atas sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin baik antara Perum Jasa Tirta II dengan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan.

Dalam piagam penghargaan yang diterbitkan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang disebutkan bahwa penghargaan diberikan atas kerja sama yang baik sebagai mitra strategis dalam rangka peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Karawang.

Piagam penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang, Drs. Rohman, M.Si.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlangsungan pertanian, khususnya di Kabupaten Karawang yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional.

Peran Perum Jasa Tirta II, khususnya di wilayah Rengasdengklok, dinilai sangat strategis dalam memastikan distribusi air irigasi tetap berjalan optimal. Ketersediaan air yang stabil menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan musim tanam hingga meningkatkan hasil panen petani.

Selama ini, Ade Suherman bersama tim operasionalnya disebut aktif menjaga sistem irigasi agar tetap berfungsi maksimal di tengah berbagai tantangan lapangan. Upaya tersebut berdampak langsung terhadap kualitas dan kuantitas produksi padi masyarakat Karawang.

Keberhasilan menjaga suplai air pertanian tidak hanya membantu petani meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Terlebih Karawang memiliki posisi vital sebagai daerah pemasok beras di Jawa Barat maupun tingkat nasional.

Dalam keterangannya, Ade Suherman mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai penghargaan tersebut bukan hanya sekadar simbol apresiasi, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan petani.

Menurutnya, kerja sama yang baik antara pengelola irigasi dan pemerintah daerah harus terus diperkuat demi menjaga keberlangsungan sektor pertanian.

“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menjaga komitmen dalam memastikan ketersediaan air irigasi bagi para petani serta mendukung kemajuan pertanian di Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya semangat kolaborasi dan pelayanan prima dalam menjalankan tugas di lapangan. Nilai-nilai BerAKHLAK yang menjadi budaya kerja disebut menjadi landasan utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, penghargaan yang diterima Ade Suherman diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus bersinergi dalam mendukung sektor pertanian.

Dinas Pertanian Kabupaten Karawang menilai keberhasilan pembangunan pertanian tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan banyak pihak, termasuk pengelola sumber daya air.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat, pemerintah optimistis produktivitas pertanian di Karawang akan terus meningkat. Selain itu, kesejahteraan petani juga diharapkan semakin baik seiring meningkatnya hasil produksi dan kualitas panen.

Karawang sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan kontribusi besar terhadap produksi padi nasional. Karena itu, keberadaan sistem irigasi yang baik menjadi salah satu faktor vital dalam menjaga stabilitas produksi pangan.

Penghargaan kepada Ade Suherman menjadi simbol bahwa kerja keras di balik pengelolaan irigasi memiliki dampak besar terhadap keberhasilan sektor pertanian. Dukungan terhadap petani tidak hanya dilakukan di sawah, tetapi juga melalui sistem distribusi air yang terjaga dengan baik.

Ke depan, sinergi antara Perum Jasa Tirta II dan pemerintah daerah diharapkan semakin kuat demi mewujudkan Karawang sebagai daerah pertanian yang mandiri, produktif, dan mampu menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan. (Ahmad Saleh)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.