CIREBON, alexanews.id – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik warga lanjut usia di Blok Jonggrang RT 05/02, Desa Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa pagi (26/5/2026).
Rumah berukuran kurang lebih 80 meter persegi itu diketahui milik Tati Herawati (72), seorang ibu rumah tangga lansia. Api dengan cepat melalap seluruh bagian bangunan hingga menyebabkan rumah hangus total.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.35 WIB saat kondisi rumah sedang kosong ditinggal penghuninya.
Kapolsek Depok, AKP Endang Kusnandar membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut. Menurutnya, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
“Kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Dugaan sementara berasal dari korsleting listrik,” ujar AKP Endang Kusnandar.
Asap Tebal Pertama Kali Dilihat Tukang Las
Kebakaran pertama kali diketahui oleh dua orang saksi yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Keduanya diketahui berprofesi sebagai tukang las, yakni Agus Widi (24) dan Toni (46).
Menurut keterangan polisi, para saksi melihat kepulan asap tebal muncul dari bagian atap rumah milik korban.
“Saksi melihat ada asap tebal dari area atap rumah milik Ibu Tati Herawati,” kata AKP Endang.
Melihat situasi tersebut, Toni langsung bergerak cepat menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Palimanan serta melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa setempat.
Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan membawa empat unit mobil damkar untuk melakukan pemadaman.
Petugas berjibaku dengan kobaran api selama hampir satu jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 10.30 WIB.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kebakaran berlangsung cukup besar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah, polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Korban jiwa nihil. Rumah dalam kondisi kosong saat kejadian,” jelasnya.
Namun demikian, kerugian materiil akibat kebakaran dipastikan cukup besar. Seluruh bangunan rumah habis dilalap api dan hingga kini total kerugian masih dalam proses pendataan.
Selain melakukan pemadaman, aparat kepolisian juga langsung melakukan sejumlah langkah penanganan di lokasi kejadian.
Di antaranya dengan berkoordinasi bersama petugas pemadam kebakaran, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan pendataan bersama perangkat desa setempat, termasuk Mulya Saputra (51).
Penyelidikan Masih Berlangsung
Pihak kepolisian menyatakan penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan guna memastikan sumber utama api penyebab kebakaran.
Sat Intelkam juga diterjunkan untuk memonitor perkembangan situasi pasca-insiden kebakaran tersebut.
Akibat musibah ini, korban bersama keluarganya diperkirakan mengalami kesulitan tempat tinggal karena rumah yang mereka huni kini rata dengan tanah.
Warga sekitar pun diharapkan dapat turut membantu meringankan beban korban yang harus memulai kembali kehidupan mereka setelah rumahnya ludes terbakar.










