SERGAI, alexanews.id – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memastikan musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Perbaungan tidak menghambat proses pendidikan anak-anak. Sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa terdampak bencana, bantuan perlengkapan sekolah dari pemerintah pusat disalurkan kepada ratusan pelajar tingkat SD dan SMP.
Bupati Sergai H. Darma Wijaya bersama Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya turun langsung menyerahkan bantuan kepada para siswa pada Selasa (21/7/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada siswa terdampak banjir di SMP Negeri 3 Perbaungan, SD Negeri 104265 Tanah Merah, dan SD Negeri 105363 Kesatuan.
Berbagai kebutuhan belajar seperti tas sekolah, buku tulis, alat tulis, hingga perlengkapan penunjang pendidikan lainnya disalurkan untuk membantu siswa yang kehilangan atau mengalami kerusakan perlengkapan sekolah akibat banjir.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi meski berada di tengah situasi bencana.
Bupati Sergai yang akrab disapa Bang Wiwik menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Sergai, khususnya para siswa yang terdampak banjir.
“Kita patut mengucapkan syukur dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan yang saat ini kita salurkan kepada anak-anak kita yang terdampak musibah banjir,” ujar Darma Wijaya.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban keluarga sekaligus membantu siswa kembali menjalani kegiatan belajar dengan nyaman setelah perlengkapan sekolah mereka rusak atau hilang akibat terjangan banjir.
Bang Wiwik menegaskan bahwa pendidikan harus tetap menjadi prioritas, meskipun daerah sedang menghadapi berbagai tantangan akibat bencana alam.
“Proses belajar mengajar harus tetap terlaksana dengan baik. Anak-anak kita harus tetap mendapatkan haknya untuk belajar dan memperoleh pendidikan,” tegasnya.
Selain menyoroti pentingnya keberlangsungan pendidikan formal, Bupati juga mengingatkan pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk pribadi yang tangguh, mandiri, dan berakhlak baik.
Ia menilai karakter kuat menjadi modal utama bagi anak-anak dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa depan.
“Pendidikan karakter harus terus kita giatkan. Kemandirian harus ditumbuhkan sejak dini agar dapat membentuk generasi muda yang kuat dan mandiri serta mampu menjadi generasi yang tangguh dalam menghadapi setiap tantangan di masa yang akan datang,” katanya.
Pada waktu yang sama, Wakil Bupati Sergai H. Adlin Tambunan bersama Ketua Pokja Bunda PAUD Sergai Ny. Hj. Aini Zetara Adlin Tambunan juga melaksanakan kegiatan serupa di lokasi berbeda.
Bantuan perlengkapan sekolah diserahkan kepada siswa terdampak banjir di SD Negeri 105371 Sei Tontong dan SD Negeri 104259 Citaman yang berada di Kecamatan Perbaungan.
Ratusan siswa menerima bantuan berupa tas sekolah, buku tulis, serta berbagai perlengkapan belajar lainnya yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pendidikan sehari-hari.
Adlin Tambunan mengatakan pemerintah daerah ingin memastikan seluruh siswa tetap memiliki semangat untuk belajar dan meraih cita-cita meskipun sedang menghadapi dampak bencana.
“Kami hadir untuk memberikan bantuan kepada adik-adik supaya tetap semangat sekolah dan rajin belajar. Jadilah anak-anak kebanggaan Sergai,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi belajar, Adlin juga mengingatkan pentingnya menghormati orang tua dan guru sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
Ketua PW GP Ansor Sumatera Utara tersebut turut mengajak para siswa menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berbagai aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan.
Ia juga memberikan perhatian terhadap penggunaan gawai di kalangan pelajar. Menurutnya, penggunaan gadget secara berlebihan, terutama untuk bermain game, dapat mengurangi fokus belajar dan menghambat perkembangan akademik anak.
“Patuhi orangtua dan guru serta jauhi narkoba dan hal-hal negatif. Saya juga mengimbau supaya adik-adik mengurangi penggunaan gadget yang berlebihan, khususnya untuk bermain game. Fokuslah belajar untuk menggapai cita-cita,” pesannya.
Adlin menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan setiap anak tetap memperoleh akses pendidikan yang layak meski terdampak bencana alam.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 104259 Citaman, Linda Hirtasanye NST, mengungkapkan bahwa banjir yang melanda wilayah tersebut berdampak cukup besar terhadap para siswa.
Menurutnya, sebanyak 114 siswa di sekolah yang dipimpinnya terdampak langsung akibat banjir. Para siswa tersebut berasal dari berbagai jenjang kelas mulai dari kelas I hingga kelas VI.
“Musibah banjir selain berdampak pada rumah warga, juga menyebabkan peserta didik kehilangan buku dan perlengkapan sekolah,” ungkap Linda.
Kondisi serupa juga dialami para siswa di SD Negeri 105371 Sei Tontong. Data sekolah menunjukkan sebanyak 135 siswa terdampak banjir dan mengalami kerusakan maupun kehilangan perlengkapan belajar.
Jika digabungkan, sedikitnya 249 siswa dari dua sekolah tersebut menjadi korban terdampak banjir dan menerima bantuan perlengkapan pendidikan dari pemerintah.
Melalui bantuan ini, diharapkan para siswa dapat kembali menjalani proses belajar dengan lebih baik tanpa terkendala kekurangan perlengkapan sekolah. Pemerintah Kabupaten Sergai juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana, terutama dalam menjamin hak anak-anak memperoleh pendidikan yang layak.
Kegiatan penyaluran bantuan turut dihadiri Camat Perbaungan Elmiati SAP, unsur Dinas Pendidikan Sergai, para kepala sekolah, guru, Pj Kepala Desa Melati II Sudarno, Kepala Desa Citaman Jernih Lian Lubis, serta sejumlah pihak terkait lainnya. (Sutrisno)










