KARAWANG, alexanews.id – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kabupaten Karawang tahun ajaran 2026/2027 diwarnai keluhan dari salah satu orang tua siswa. Wali murid SDN Kondangjaya 1 mengaku mengalami kesulitan saat mengakses sistem pendaftaran SMP karena username dan password yang diberikan sekolah tidak dapat digunakan.

Menurut pengakuannya, masalah muncul saat ia mencoba login ke website SPMB menggunakan data akun yang diberikan pihak sekolah. Namun berkali-kali dicoba, sistem tetap menolak akses.

Karena tidak bisa masuk ke sistem, orang tua siswa itu kemudian menghubungi wali kelas untuk meminta penjelasan. Dari komunikasi tersebut, ia diarahkan untuk meminta bantuan operator di sekolah tujuan.

Namun setelah mendatangi operator sekolah tujuan, masalah tersebut belum juga teratasi. Operator sekolah tujuan justru menyarankan agar persoalan itu dikembalikan ke sekolah asal karena berkaitan dengan data akun siswa.

Orang tua siswa kemudian mendatangi SDN Kondangjaya 1 untuk meminta kejelasan. Saat itu, menurut pengakuannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa password login anaknya telah berubah dan sedang diurus oleh operator sekolah ke dinas terkait.

“Sampai di sekolah asal SD Kondangjaya 1, bertemu wali kelas bahwa password login anak saya ada yang merubah. Bahwa hal itu sedang diurus oleh operator ke dinas terkait,” kata orang tua siswa tersebut, Selasa (23/6/2026).

Beberapa waktu kemudian, pihak sekolah meminta dirinya datang langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang untuk meminta ulang password login.

Setelah mendapatkan password dari Dinas Pendidikan, ia mengaku terkejut karena data yang diterimanya berbeda dengan password yang sebelumnya diberikan pihak sekolah.

Perbedaan itu membuat orang tua siswa menduga ada ketidaksesuaian dalam data akses yang diberikan sejak awal. Ia merasa dirugikan karena proses pendaftaran anaknya sempat terhambat.

Atas kejadian tersebut, ia mengaku telah melaporkan persoalan itu ke Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang dan kepolisian agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Selain soal password login, orang tua siswa juga mempertanyakan kemungkinan adanya kaitan antara masalah yang dialaminya dengan keputusan anaknya yang tidak mengikuti pendaftaran kolektif yang difasilitasi pihak sekolah.

“Saya berfikir. Apakah karena anak saya tidak ikut pendaftaran kolektif yang diselenggarakan oleh sekolah, berdampak pada password login anak saya,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah siswa yang mengikuti pendaftaran kolektif tidak mengalami kendala serupa. Bahkan beberapa di antaranya disebut telah diterima di SMP Negeri di wilayah Karawang Timur melalui jalur prestasi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang maupun pihak SDN Kondangjaya 1 terkait dugaan perubahan password tersebut.

Orang tua siswa berharap ada penjelasan dan langkah tindak lanjut dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak dialami peserta didik lainnya.

“Iya sangat menyayangkan hal ini, ini sama saja memutuskan hak pendidikan anak. Kepada instansi agar bisa bertindak seadil-adilnya,” tutupnya. (Ega Nugraha)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.