KARAWANG — Bukan cuma soal baris-berbaris dan apel. Menjelang HUT ke-81 TNI, puluhan prajurit Koramil 0403/Rawamerta, Kodim 0604/Karawang, ikut turun tangan dalam pembangunan fasilitas pendidikan di SMKN 1 Rawamerta, Kamis (3/9/2026).
Sebanyak 25 personel terlibat langsung dalam proses revitalisasi sekolah. Mereka bergabung bersama para pekerja di lapangan, mulai dari membantu proses pembangunan hingga memastikan kegiatan berjalan dengan baik.
Danramil 0403/Rawamerta, Kapten Inf Dani Rustandi, mengatakan keterlibatan prajurit merupakan bagian dari upaya TNI untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin kehadiran TNI bisa memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan ini, kami ikut membantu mendukung pembangunan sekolah,” ujar Dani.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial dengan mengedepankan semangat gotong royong.
Kepala SMKN 1 Rawamerta, Icar Rahmat Hidayat, S.Pd., menyambut positif keterlibatan TNI dalam proses revitalisasi sekolah.
Ia menyebut SMKN 1 Rawamerta pada 2026 mendapatkan bantuan revitalisasi pembangunan dari Kementerian Pendidikan.
“Alhamdulillah, pada tahun 2026 SMKN 1 Rawamerta mendapatkan bantuan revitalisasi pembangunan dari Kementerian Pendidikan,” kata Icar.
Bantuan tersebut nantinya diharapkan dapat menunjang pembangunan ruang praktik siswa, terutama untuk kompetensi Teknik Sepeda Motor.
Tak hanya ikut dalam kegiatan pembangunan, Babinsa juga disebut rutin melakukan monitoring terhadap progres pekerjaan.
“Setiap minggu Babinsa dari Kodim Karawang melakukan monitoring dan pengawasan terhadap jalannya pembangunan,” ungkapnya.
Icar berharap kolaborasi antara sekolah dan TNI tidak berhenti pada kegiatan revitalisasi saja, tetapi terus berlanjut dalam mendukung kemajuan pendidikan.
“Mudah-mudahan sinergi antara sekolah dan TNI terus terjalin dalam mendukung pembangunan,” pungkasnya.
Menjelang HUT ke-81 TNI, pesan yang dibawa cukup sederhana: prajurit hadir bukan hanya ketika dibutuhkan dalam situasi darurat, tetapi juga ketika masyarakat sedang membangun masa depan salah satunya melalui pendidikan.










