KARAWANG — Dinamika menuju Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bengle mulai menghangat. Sejumlah nama mulai mencuri perhatian, salah satunya Nurnida Alya, yang akrab disapa Teh Alya.
Teh Alya dijadwalkan mengambil langkah penting dengan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Bengle pada Sabtu, 5 September 2026.
Tak sekadar datang membawa berkas pendaftaran, agenda tersebut juga direncanakan berlangsung bersama para pendukungnya.
Rombongan akan terlebih dahulu berkumpul di Rumah Aspirasi Teh Alya, Kantor Pemasaran CKM CITY, mulai pukul 14.00 WIB.
Dari lokasi tersebut, Teh Alya bersama para pendukung dijadwalkan bergerak menuju Kantor Desa Bengle.
Rombongan ditargetkan tiba sekitar pukul 15.00 WIB untuk menyerahkan berkas pendaftaran.
Langkah pendaftaran ini menjadi momentum penting bagi Nurnida Alya untuk memulai kiprahnya dalam kontestasi Pilkades Bengle.
Dalam undangan yang beredar, Alya mengajak masyarakat untuk hadir dan turut menyertai proses pendaftaran tersebut.
Ia membawa semangat yang dituangkan dalam slogan “Teh Alya Harapan Baru Desa Bengle”.
Sementara tagline yang diusung cukup dekat dengan isu pembangunan dan pelayanan masyarakat, yakni:
“Mengabdi, ngurus lembur, nata perumahan. Sangkan Rahayat Bengle Bagja.”
Tagline tersebut menjadi gambaran pesan yang ingin dibawa Alya dalam langkah awal menuju Pilkades Bengle, dengan menekankan pengabdian, penataan wilayah, serta harapan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Meski pendaftaran menjadi salah satu momentum penting dalam tahapan Pilkades, status sebagai calon kepala desa tentunya tidak serta-merta ditetapkan hanya dengan menyerahkan berkas.
Masih terdapat proses pemeriksaan administrasi, verifikasi persyaratan, serta tahapan lain sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia dan pihak berwenang.
Karena itu, langkah Nurnida Alya pada Sabtu besok lebih tepat dipandang sebagai pintu awal memasuki kontestasi Pilkades Bengle.
Dengan agenda pendaftaran yang diperkirakan turut dihadiri para pendukung, perhatian warga kini mulai tertuju pada bagaimana peta persaingan Pilkades Bengle akan berkembang.
Akankah “Harapan Baru” Teh Alya mampu menjadi magnet baru dalam pertarungan menuju kursi Kepala Desa Bengle? Jawabannya tentu akan terlihat seiring berjalannya tahapan Pilkades.










