KARAWANG — Suasana pendaftaran bakal calon Kepala Desa Cikampek Timur makin ramai. Bina Sandra, mantan Kepala Dusun Sukamaju, resmi mendaftarkan diri sebagai salah satu kandidat dalam kontestasi Pilkades Cikampek Timur.

Tak datang sendirian, Bina Sandra diantar ratusan pendukung saat mendaftarkan diri. Kehadiran massa pendukung ini langsung mencuri perhatian dan menjadi sinyal kuat bahwa pencalonannya mendapat sambutan dari masyarakat.

Bina Sandra sendiri bukan nama baru di tengah warga. Pengalamannya sebagai Kepala Dusun Sukamaju membuat dirinya cukup familiar dengan berbagai dinamika dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Selain pernah menjabat sebagai kepala dusun, Bina juga kerap dipercaya menjadi sopir ambulans. Aktivitas tersebut membuatnya sering bersentuhan langsung dengan warga dalam berbagai kondisi, sekaligus memperluas interaksinya dengan masyarakat.

Menurut Bina, pencalonannya bukan sekadar soal ikut meramaikan Pilkades. Ia membawa niat untuk mendorong pembaruan dan reformasi tata kelola pemerintahan desa, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Tentu kami punya niat yang baik. Semoga dalam pemilihan ini dapat melahirkan pemimpin yang kepemimpinannya dicintai masyarakat,” ujar Bina.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan ikut mengantarnya dalam proses pendaftaran.

“Dorongan ini murni dari dukungan masyarakat,” katanya.

Dalam pertarungan menuju kursi kepala desa, Bina Sandra membawa jargon “Cikampek Timur Istimewa”.

Menurutnya, Cikampek Timur memiliki potensi besar yang masih bisa dikembangkan. Karena itu, ia ingin menjadikan pemerintahan desa lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta membuka ruang bagi berbagai gagasan pembangunan.

Bina juga mengajak seluruh kandidat, pendukung, dan masyarakat untuk menjaga Pilkades tetap adem dan penuh kegembiraan.

Baginya, beda pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi. Yang jauh lebih penting adalah jangan sampai perbedaan pilihan justru memecah kerukunan warga.

“Yang utama tetap persatuan dan kerukunan warga,” tegasnya.

Dengan modal pengalaman sebagai perangkat kewilayahan, aktivitas sosial, serta dukungan masyarakat yang terlihat saat pendaftaran, Bina Sandra kini siap mengikuti seluruh tahapan Pilkades Cikampek Timur.

Jargon “Cikampek Timur Istimewa” pun resmi dibawa ke arena. Tinggal bagaimana perjalanan Bina Sandra selanjutnya dalam merebut hati masyarakat di pesta demokrasi tingkat desa tersebut. (Karina)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.