CIREBON – Kabar baik buat warga Desa Kroya dan Desa Karanganyar, Kecamatan Panguragan. Akses jalan penghubung menuju wilayah Kecamatan Kapetakan yang selama ini dinanti-nanti akhirnya mulai diperbaiki.

Perbaikan tersebut direalisasikan Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dalam rangkaian agenda safari pembangunan.

Ruas Pegagan–Lemahtambah yang memiliki panjang kurang lebih 7 kilometer ini bukan jalan kaleng-kaleng.

Jalur tersebut menjadi akses vital yang menghubungkan Kecamatan Kapetakan dan Panguragan, sekaligus menunjang aktivitas harian serta roda perekonomian masyarakat.

Jalur ini melintasi sejumlah desa, di antaranya Karanganyar dan Kroya di Kecamatan Panguragan, serta Pegagan Lor dan Pegagan Kidul di Kecamatan Kapetakan.

Tokoh masyarakat setempat, Moh Yakub, menyambut positif terealisasinya pembangunan tersebut. Menurutnya, perbaikan jalan ini sudah lama dinantikan warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, Ketua DPRD, serta seluruh jajaran SKPD, khususnya Dinas PUTR dan Kepala Dinas yang telah merealisasikan peningkatan jalan ini,” ujar Moh Yakub.

Pada tahap pengerjaan tahun ini, peningkatan jalan dilakukan dengan metode betonisasi di dua titik yang dianggap krusial.

Pertama, arah Lemahtambah, Kecamatan Panguragan, pembangunan beton dimulai dari area jembatan sepanjang 223 meter dengan lebar 5 meter.

Kemudian titik kedua berada di arah Kroya, dari Desa Dukuh, Kecamatan Kapetakan. Di lokasi ini dilakukan lanjutan betonisasi sepanjang 512 meter dengan lebar 4,5 meter.

Bagi warga, perbaikan ini jelas bukan sekadar soal jalan mulus. Ruas tersebut merupakan akses utama yang dipakai masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, berdagang, mengangkut hasil pertanian, hingga aktivitas sosial lainnya.

Karena itu, masyarakat juga menyatakan siap ikut mengawal proses pengerjaan agar pembangunan berjalan sesuai harapan dan kualitasnya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang.

Meski begitu, warga berharap Pemkab Cirebon tidak berhenti di titik yang sedang dikerjakan. Sisa ruas Jalan Pegagan–Lemahtambah diharapkan kembali masuk daftar prioritas pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.

“Yang penting jangan sampai berhenti di sini. Kami berharap sisa ruas jalan ini juga bisa dituntaskan secara bertahap,” harap warga.

Kini, setelah bertahun-tahun menunggu, warga mulai bisa tersenyum. Akses yang selama ini bikin perjalanan terasa “uji nyali”, perlahan mulai berubah menjadi jalan yang lebih nyaman dan aman dilalui. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.