KARAWANG, alexanews.id – Program pemagangan di Kabupaten Karawang mulai menunjukkan hasil nyata. Sebanyak 16 peserta berhasil dinyatakan kompeten setelah mengikuti rangkaian pelatihan dan uji kompetensi, kemudian menerima sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Yang menarik, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditandai dengan diperolehnya sertifikat kompetensi.
Dari 16 peserta yang mengikuti program pemagangan, tiga orang di antaranya bahkan telah diterima bekerja di perusahaan.
Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa program pemagangan dapat menjadi salah satu jalur untuk mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan industri.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, PT Nestle Indonesia, serta Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Kolaborasi tiga unsur tersebut menggabungkan peran pemerintah, dunia industri, dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan lapangan.
Bagi para peserta, sertifikat BNSP menjadi salah satu bekal penting setelah menyelesaikan masa pemagangan. Sertifikasi tersebut menjadi pengakuan atas kompetensi yang telah diuji sesuai bidang masing-masing.
Dengan bekal itu, peserta diharapkan memiliki kepercayaan diri lebih besar ketika memasuki dunia kerja sekaligus mempunyai nilai tambah dalam menghadapi persaingan mendapatkan pekerjaan.
Tiga Peserta Langsung Diterima Kerja
Keberhasilan tiga peserta yang langsung mendapatkan pekerjaan menjadi salah satu capaian yang menonjol dari program pemagangan tersebut.
Artinya, proses yang dijalani peserta tidak berhenti pada pelatihan dan sertifikasi. Pengalaman berada di lingkungan industri juga membuka peluang bagi peserta untuk masuk ke dunia kerja secara langsung.
Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya keterhubungan antara materi pelatihan dengan kebutuhan perusahaan.
Dalam program ini, PT Nestle Indonesia mengambil peran dengan menyediakan fasilitas pemagangan berbasis industri. Peserta mendapatkan kesempatan mengenal secara langsung lingkungan dan proses kerja di dunia industri.
Sementara itu, UPI Bandung turut mendukung dari sisi akademik, termasuk dalam proses pelatihan hingga pelaksanaan uji kompetensi.
Adapun Disnakertrans Kabupaten Karawang berperan dalam mendorong program pemagangan dan sertifikasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja di daerah.
Sertifikat BNSP Jadi Nilai Tambah
Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang menilai sertifikasi kompetensi menjadi salah satu modal penting bagi pencari kerja di tengah persaingan pasar tenaga kerja.
“Dengan sertifikat BNSP, para peserta memiliki nilai tambah. Ini menjadi bekal untuk mengembangkan karier dan membuka peluang kerja yang lebih luas, baik di dalam maupun luar daerah,” ujarnya.
Sertifikat kompetensi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi dokumen pelengkap bagi peserta. Lebih jauh, sertifikasi dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari portofolio ketika mereka melamar pekerjaan atau mengembangkan karier.
Pengalaman pemagangan juga menjadi bekal tersendiri karena peserta telah mendapatkan gambaran mengenai ritme dan tuntutan pekerjaan di lingkungan industri.
Pemerintah Karawang Siapkan Program Serupa
Melihat hasil yang dicapai, Disnakertrans Karawang berencana memperluas program serupa ke sektor industri lainnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan akses lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pelatihan sekaligus sertifikasi kompetensi.
Perluasan program juga diarahkan untuk memperbesar peluang masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki keterampilan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Pada akhirnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja diharapkan ikut mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Karawang.
Pemerintah daerah juga mengingatkan para peserta yang telah memperoleh sertifikat agar tidak berhenti belajar.
Pengalaman selama mengikuti pemagangan dan sertifikasi perlu terus dikembangkan menjadi modal untuk membangun karier.
“Selamat kepada 16 peserta yang telah lulus. Manfaatkan sertifikat ini sebaik-baiknya. Pemerintah daerah akan terus hadir memberikan akses pelatihan dan sertifikasi agar generasi muda Karawang siap menghadapi tantangan dunia kerja,” pungkasnya.
Program pemagangan yang melibatkan pemerintah, industri, dan perguruan tinggi tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
Dengan kombinasi pelatihan, pengalaman di lingkungan industri, dan sertifikasi kompetensi, peserta tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga memiliki modal yang lebih kuat untuk bersaing di pasar kerja.
Capaian tiga peserta yang langsung diterima bekerja juga menjadi sinyal bahwa program pemagangan dapat memberikan manfaat konkret bagi pencari kerja.
Ke depan, keberlanjutan dan perluasan kolaborasi serupa menjadi penting agar semakin banyak masyarakat Karawang memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka jalan menuju dunia kerja. (Yopie Iskandar)










