CIREBON – Warga Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang lansia berinisial S (83) di dalam rumahnya, Sabtu (4/9/2026).
Korban ditemukan sudah tidak bernyawa setelah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas di luar rumah.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh menantu korban, Satri, sekitar pukul 07.00 WIB. Saat mengecek kondisi mertuanya sebelum beraktivitas, Satri mendapati korban telah meninggal dunia.
Satri kemudian meminta bantuan Darsono (63) untuk memastikan kondisi korban. Selanjutnya, laporan disampaikan kepada Bhabinkamtibmas Bripka Kariman dan Layanan Polisi 110.
Mendapat laporan tersebut, Tim Piket Pamapta Polres Cirebon Kota yang dipimpin Ipda Dr. H. Suheni, S.Ag., S.H., M.H., Ph.D., langsung mendatangi lokasi di Rumah Nomor 192, RT 03 RW 11, Kelurahan Kesenden.
Petugas Inafis, Siaga Reskrim, personel Polsek Utbar, serta tokoh masyarakat turut melakukan pengecekan di lokasi.
Dari keterangan keluarga, korban sehari-hari mendapat perawatan dari seorang perawat bernama Wahyuningsih (45).
Namun, selama lima hari terakhir perawat tersebut tidak datang karena sedang sakit. Kondisi itu membuat korban tinggal sendirian di rumah.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal Inafis menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan.
Polisi memastikan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga pun menyatakan menerima musibah tersebut dan menolak dilakukan autopsi.
Setelah menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan dengan bantuan pengurus RT dan RW setempat.
Kapolsek Utbar, Kompol Iwan Gunawan, S.H., mengapresiasi respons cepat warga yang segera melaporkan kejadian melalui Layanan Polisi 110.
“Begitu menerima telepon dari masyarakat melalui Layanan Polisi 110, petugas langsung menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi dan memberikan penanganan sesuai prosedur,” ujar Kompol Iwan.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi layanan darurat kepolisian apabila membutuhkan kehadiran petugas dalam situasi yang memerlukan penanganan segera. (Kirno)










