KARAWANG – Suasana Lapang Bola Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Selasa (8/9/2026), dibuat semarak oleh ribuan pelajar yang mengikuti Jambore dan Lomba Pramuka Jalapraya 2026.
Sebanyak 1.037 siswa dan siswi dari jenjang SD, MI, MTs, SMP, SMA hingga SMK se-Kecamatan Cibuaya ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka menempati sekitar 82 tenda di area perkemahan.
Jalapraya 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 September 2026, dengan rangkaian kegiatan jambore, perlombaan, petualangan, pengembangan diri hingga aktivitas yang mempererat persahabatan antarpeserta.
Sejumlah unsur pemerintahan dan lintas sektor turut hadir, mulai dari Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Pramuka Kecamatan Cibuaya H. Kasdi Dinata, ST, M.Pd., jajaran Muspika Kecamatan Cibuaya, Koordinator Wilayah Pendidikan, perwakilan PGRI, Kepala Puskesmas Cibuaya, perwira Polsek Cibuaya, Danramil Cibuaya dan Pedes.
Perangkat Desa Cibuaya juga turut hadir memberikan dukungan. Pemerintah Desa Cibuaya diwakili oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Cibuaya, yang ikut menyaksikan langsung pembukaan kegiatan dan memberikan support terhadap pelaksanaan Jalapraya 2026.
Kehadiran pemerintah desa tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan positif bagi generasi muda, khususnya dalam membangun karakter, kedisiplinan dan semangat kebersamaan para pelajar di wilayah Cibuaya.
Mengusung tema “Bersama di Alam, Tumbuh untuk Masa Depan” serta semboyan “Pramuka Cibuaya, Jaya dan Berdaya”, Jalapraya 2026 memang dirancang bukan sekadar kegiatan camping.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk belajar mandiri, disiplin, bertanggung jawab, berani mengambil keputusan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Ketua Kwaran Cibuaya, H. Kasdi Dinata, ST, M.Pd., menegaskan Jalapraya 2026 merupakan bagian dari upaya membentuk generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Sementara itu, dukungan juga datang dari kalangan wali murid. Ahmad Alexa, salah satu wali murid yang hadir dalam upacara pembukaan, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung terselenggaranya Jalapraya perkemahan pramuka ini. Semoga melalui kegiatan ini, seluruh siswa dan siswi, khususnya anak saya yang turut serta, tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berkarakter kuat,” ujar Ahmad.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kwaran Cibuaya, para guru pembina, Muspika hingga Pemerintah Desa Cibuaya yang ikut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Ketua Kwaran Cibuaya, seluruh guru pembina, serta jajaran Muspika Kecamatan Cibuaya yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan bermanfaat ini,” tambahnya.
Dengan ribuan peserta dan puluhan tenda yang memenuhi lapangan, Jalapraya 2026 diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus meninggalkan banyak cerita bagi para peserta.
Satu tenda, sejuta cerita. Pramuka Cibuaya, jaya dan berdaya! (Ahmad Saleh)










