KARAWANG, alexanews.id – Keberadaan kabel jaringan internet atau WiFi yang terpasang secara semrawut di sepanjang jalur Batujaya hingga kawasan Kuta Ampel, Kabupaten Karawang, mulai menuai sorotan warga.

Sejumlah kabel terlihat bergelantungan di sekitar tiang listrik, sementara di beberapa titik tampak gulungan kabel yang dibiarkan menumpuk dan berdekatan dengan instalasi kelistrikan. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Warga khawatir kabel-kabel yang tidak tertata dengan baik dapat menimbulkan risiko apabila terlepas, tersangkut kendaraan, tertimpa benda, atau bahkan memicu gangguan terhadap jaringan listrik yang berada di lokasi yang sama.

Dari pantauan di lapangan, terdapat gulungan kabel jaringan internet yang jaraknya diperkirakan hanya sekitar setengah meter dari tiang listrik. Situasi ini memunculkan kekhawatiran akan potensi bahaya yang bisa terjadi jika tidak segera dilakukan penataan.

Kekhawatiran masyarakat semakin besar karena pemasangan jaringan tersebut berada di kawasan yang setiap hari ramai dilalui kendaraan maupun aktivitas warga.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Batujaya, Narupi, mengaku belum mengetahui adanya pemasangan kabel WiFi yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat di wilayahnya.

“Saya tidak tahu dengan adanya kabel WiFi yang berpotensi akan membahayakan nyawa manusia di daerah saya,” ujar Narupi.

Ia juga mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan ataupun koordinasi dari pihak penyedia layanan internet sebelum melakukan pemasangan jaringan di wilayah desanya.

“Bahkan para pengusaha WiFi tersebut juga sama sekali tidak koordinasi atau memberitahukan dahulu terhadap saya, di mana mereka telah menjalankan aktivitas di wilayah hukum saya,” katanya.

Menurut warga, kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi para penyedia layanan internet yang memanfaatkan ruang publik untuk pemasangan jaringan kabel. Penataan yang rapi dan sesuai standar keselamatan dinilai penting agar manfaat akses internet tidak berbanding lurus dengan munculnya risiko bagi masyarakat.

Warga berharap pemerintah desa, pemerintah kecamatan, Satpol PP, serta instansi terkait dapat turun langsung melakukan pengecekan terhadap kondisi kabel jaringan internet yang terpasang di sepanjang jalur Batujaya hingga Kuta Ampel.

Penertiban dan penataan kabel dinilai perlu dilakukan secara terukur tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet. Namun demikian, aspek keselamatan dan ketertiban lingkungan juga harus menjadi prioritas.

Apabila ditemukan pemasangan kabel yang tidak sesuai ketentuan atau berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun instalasi lainnya, masyarakat berharap pemilik jaringan segera diberikan teguran dan diminta melakukan perbaikan.

Dengan penataan yang baik, keberadaan jaringan internet diharapkan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengesampingkan faktor keamanan dan kenyamanan lingkungan. (Asbel)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.