PURWAKARTA, AlexaNews.ID – Pengembang properti nasional, LippoLand, memperkuat ekspansi hunian terjangkau lewat proyek Hunian Warisan Bangsa (HWB) di Purwakarta. Proyek ini diklaim menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus menjawab kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan menengah, khususnya pekerja kawasan industri.

Sektor properti sendiri dikenal memiliki dampak berantai yang luas terhadap ratusan industri turunan. Mulai dari bahan bangunan, manufaktur, hingga jasa keuangan, seluruhnya terdorong ketika proyek perumahan bergulir. Kondisi ini membuat pembangunan hunian dinilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Menjawab tantangan backlog perumahan yang masih tinggi, LippoLand mengusung pendekatan berbeda. Tak sekadar menghadirkan rumah murah, perusahaan menekankan kualitas bangunan, kepastian legalitas, serta potensi kenaikan nilai aset dalam jangka panjang.

Melalui skema kerja sama operasi (KSO) bersama mitra lokal, dikembangkan kawasan Hunian Warisan Bangsa Purwakarta. Proyek ini turut melibatkan Program Kemitraan UMKM sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem ekonomi yang inklusif.

“Kolaborasi ini kami rancang untuk membuka ruang partisipasi pelaku usaha lokal dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas,” ujar Manajemen HWB Purwakarta dalam keterangannya.

Sejak diperkenalkan pada Desember 2025, proyek ini menawarkan skema cicilan mulai Rp600 ribu per bulan dengan tenor flat selama 40 bulan. Skema tersebut dinilai memberikan kepastian pembayaran bagi konsumen, terutama pekerja industri di wilayah Purwakarta dan sekitarnya.

Respons pasar pun terbilang tinggi. Pada peluncuran tahap pertama, Sabtu (14/2/2026), lebih dari 1.000 unit rumah dilaporkan habis terjual. Capaian ini disebut mencerminkan minat masyarakat terhadap hunian yang berada di kawasan industri strategis Jawa Barat.

Harga yang ditawarkan mulai dari Rp98 juta per unit. Selain harga kompetitif, faktor lokasi, desain modern dan fungsional, serta akses menuju kawasan industri dan jalur transportasi utama menjadi daya tarik utama proyek ini.

Dalam perencanaannya, kawasan HWB Purwakarta ditargetkan mampu menampung lebih dari 30.000 penghuni. Tipe rumah tersedia dalam pilihan satu hingga tiga kamar tidur, dengan konsep tata ruang efisien, pencahayaan alami, serta sirkulasi udara yang optimal.

Fasilitas penunjang juga telah beroperasi, mulai dari Masjid Tajug Istimewa Nusantara, toko kebutuhan harian, convenience store, hingga layanan perbankan. Rumah contoh dan unit siap huni pun sudah tersedia bagi calon konsumen.

Berlokasi di Kabupaten Purwakarta yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri berkembang di Jawa Barat, proyek ini diproyeksikan menjadi solusi hunian dekat pusat kerja dengan lingkungan yang tertata dan berorientasi jangka panjang.

LippoLand berharap pengembangan HWB Purwakarta dapat mendukung program strategis nasional di sektor perumahan sekaligus memperkuat kontribusi industri properti terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (Ega Nugraha)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.