PURWAKARTA, alexanews.id – Warga Kampung Citenjo, Desa Cimahi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, tengah dibuat gelisah akibat beredarnya isu teror pocong yang disebut-sebut mengetuk pintu rumah warga pada malam hari.
Kabar tersebut menyebar cepat di tengah masyarakat dan memicu kekhawatiran, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan permukiman yang relatif sepi pada malam hari. Tidak sedikit warga yang mengaku takut keluar rumah saat malam tiba karena isu tersebut terus menjadi perbincangan.
Informasi mengenai dugaan teror pocong itu bahkan sudah ramai beredar di berbagai media sosial seperti grup WhatsApp warga, Facebook hingga Instagram. Sejumlah unggahan dan pesan berantai membuat suasana semakin gaduh karena banyak masyarakat yang mempercayai kabar tersebut tanpa adanya kepastian.
“Warga jadi takut. Apalagi cerita soal pocong mengetuk pintu rumah itu sudah menyebar ke mana-mana lewat WhatsApp dan media sosial,” ujar salah seorang warga setempat.
Menurut keterangan warga, isu tersebut mulai ramai dibicarakan dalam beberapa hari terakhir. Beberapa warga mengaku mendengar cerita dari tetangga maupun kerabat tentang adanya sosok menyerupai pocong yang berkeliaran pada malam hari dan mengetuk pintu rumah.
Meski belum ada bukti pasti terkait kebenaran isu tersebut, keresahan masyarakat terus meningkat. Sebagian warga bahkan memilih tidak keluar rumah pada malam hari dan meminta anak-anak mereka untuk tidak bermain di luar selepas magrib.
Situasi itu membuat warga berharap aparat desa, tokoh masyarakat hingga pihak keamanan setempat dapat segera turun tangan untuk memberikan penjelasan sekaligus memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif.
Warga juga meminta agar kegiatan ronda malam kembali ditingkatkan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kehadiran petugas ronda dinilai penting untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya isu-isu yang dapat memicu kepanikan.
“Kami berharap aparat lebih rutin ronda supaya warga tenang. Kalau memang isu itu tidak benar, sebaiknya segera ada klarifikasi agar masyarakat tidak terus resah,” kata warga lainnya.
Selain itu, masyarakat berharap penyebaran informasi di media sosial dilakukan secara bijak agar tidak menimbulkan keresahan baru. Warga mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mempercayai kabar yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Fenomena isu mistis yang cepat viral di media sosial memang kerap menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Karena itu, warga berharap ada langkah cepat dari aparat dan pemerintah setempat agar situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi kegaduhan yang lebih besar.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran isu teror pocong tersebut. Namun masyarakat berharap suasana kampung dapat kembali tenang dan aktivitas warga berjalan normal seperti biasa. (Ega Nugraha)










