CIREBON, AlexaNews.ID – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan besar terjadi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden tabrakan depan dengan depan atau adu banteng itu membuat arus lalu lintas sempat tersendat.
Petugas Satlantas Polres Cirebon Kota langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban sekaligus mengatur lalu lintas agar kemacetan tidak semakin panjang. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) juga dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan melibatkan Dump Truk Mitsubishi bernomor polisi E-9092-VA dan Truk Tronton Gandengan Hino dengan nomor polisi E-9098-AE. Lokasi kejadian berada di kawasan padat aktivitas, dekat area perkantoran dan permukiman warga.
Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Ridwan Sandhi Maulana, menjelaskan kecelakaan bermula saat dump truk yang dikemudikan Jamil (49), warga Kota Cirebon, melaju dari arah timur menuju barat atau dari Jalan Samadikun ke arah Jalan Diponegoro.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga tiba-tiba kehilangan kendali dan bergerak ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, truk tronton yang dikemudikan Suherman (30) datang dari arah berlawanan.
“Diduga pengemudi dump truk tidak mampu mengendalikan kendaraan sehingga oleng ke kanan dan masuk ke jalur lawan. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak bisa dihindari,” ujar AKP Ridwan.
Benturan keras pun terjadi di tengah badan jalan. Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan sempat berhamburan keluar untuk melihat kejadian tersebut.
Meski kondisi jalan dalam keadaan baik dan cuaca cerah, faktor kelalaian pengemudi atau human error diduga menjadi penyebab utama insiden tersebut. Polisi masih mendalami keterangan saksi dan pengemudi untuk memastikan rangkaian peristiwa.
Akibat kecelakaan itu, Jamil mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Pelabuhan Cirebon untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara pengemudi truk tronton dilaporkan selamat.
Kerusakan pada kedua kendaraan ditaksir menimbulkan kerugian materiil sekitar Rp5 juta. Bagian depan kedua truk mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan.
Unit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari olah TKP secara menyeluruh, mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti, hingga memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dan pengemudi.
Petugas juga mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna memperkuat proses penyelidikan dan memastikan tidak ada faktor lain yang memicu kecelakaan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat mengemudikan kendaraan bertonase besar di jalur perkotaan yang padat.
Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara, mengontrol kecepatan, serta menjaga jarak aman antar kendaraan. Jika terjadi keadaan darurat di jalan, masyarakat diminta segera menghubungi layanan Polisi 110 yang siaga selama 24 jam.
Polisi memastikan arus lalu lintas di Jalan Diponegoro kembali normal setelah proses evakuasi dan pengaturan lalu lintas selesai dilakukan. (Kirno)










