KARAWANG, alexanews.id – Aksi penjambretan yang terjadi di wilayah Desa Cikampek Timur, Kabupaten Karawang, mendadak menjadi perbincangan warga setelah video dan informasi kejadian tersebut beredar luas di media sosial.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/6/2026) siang di Jalan Raya Kebon Kembang, Dusun Cijalu, tepatnya di depan Masjid Nurul Iman.
Seorang ibu yang hendak beraktivitas nyaris menjadi korban penjambretan telepon genggam. Beruntung, aksi pelaku berhasil diketahui warga sekitar sebelum sempat membawa kabur barang milik korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, kejadian bermula ketika korban hendak menaiki sepeda motor yang terparkir di lokasi. Saat itulah seorang pria yang diduga sebagai pelaku mencoba mengambil telepon genggam milik korban.
Namun upaya tersebut tidak berjalan mulus. Gerak-gerik pelaku ternyata terlihat oleh sejumlah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Spontan saja, pas ibu itu mau naik motor, pelaku tertangkap basah hendak mengambil handphone,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan peristiwa tersebut.
Mendengar adanya teriakan dan mengetahui dugaan aksi pencurian itu, warga langsung bergerak cepat. Beberapa orang mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku sebelum melarikan diri.
Kesigapan warga menjadi faktor utama gagalnya aksi kejahatan tersebut. Bahkan sejumlah ibu-ibu yang berada di sekitar lokasi turut membantu mengawasi situasi hingga kondisi kembali aman.
Dalam video yang beredar, terduga pelaku tampak tidak melakukan perlawanan. Ia justru berkali-kali meminta maaf kepada korban dan warga yang berada di lokasi.
“Hampura… hampura… khilaf Bu,” ucap pria tersebut sambil memohon pengampunan.
Identitas pelaku hingga kini belum diketahui secara pasti. Belum ada informasi resmi terkait proses hukum lanjutan maupun penanganan oleh pihak berwenang.
Meski demikian, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di tempat umum, terutama ketika membawa barang berharga seperti telepon genggam, dompet, maupun perhiasan.
Aksi kriminal dapat terjadi kapan saja, bahkan pada siang hari dan di lokasi yang ramai sekalipun. Karena itu masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan selalu memperhatikan lingkungan sekitar.
Selain kewaspadaan individu, kepedulian warga sekitar juga menjadi faktor penting dalam mencegah tindak kejahatan. Respons cepat masyarakat seperti yang terjadi dalam peristiwa di Cikampek Timur terbukti mampu menggagalkan aksi pelaku sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Hingga berita ini ditulis, video dan informasi mengenai percobaan penjambretan tersebut masih ramai diperbincangkan warga di berbagai platform media sosial. (Karina)










