KARAWANG, alexanews.id – Masyarakat dari tiga desa di Kecamatan Rengasdengklok, yakni Desa Rengasdengklok Utara, Desa Kertasari, dan Desa Dewisari, mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk segera membangun Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri baru di wilayah tersebut.
Usulan tersebut muncul seiring meningkatnya jumlah penduduk di ketiga desa yang diperkirakan telah mencapai lebih dari 30 ribu jiwa. Sementara itu, SMP Negeri 1 Rengasdengklok dinilai sudah tidak mampu menampung seluruh lulusan sekolah dasar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.
Bendahara Umum Gerakan Rakyat Dari Utara (GARDU), Haji Rosadi, mengatakan kebutuhan akan sekolah negeri baru semakin mendesak mengingat jumlah penduduk Kecamatan Rengasdengklok saat ini telah melebihi 80 ribu jiwa.
“Jumlah penduduk Kecamatan Rengasdengklok sekarang sudah lebih dari 80 ribu jiwa. Sementara SMP Negeri 1 Rengasdengklok hanya memiliki beberapa ruang kelas sehingga tidak mampu menampung seluruh siswa yang ingin melanjutkan sekolah,” ujar Haji Rosadi, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, pembangunan SMP negeri baru menjadi solusi untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah utara Kecamatan Rengasdengklok yang setiap tahun menghadapi keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang, H. Wawan Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyampaikan usulan pembangunan sekolah baru.
“Kami mengucapkan terima kasih atas masukan dari masyarakat, khususnya dari GARDU. Pemerintah Kabupaten Karawang pada prinsipnya siap membangun SMP baru. Namun, kami meminta kepada ketiga kepala desa untuk mempersiapkan lahan minimal seluas 5.000 meter persegi,” kata Wawan.
Ia menjelaskan, setelah lahan tersedia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bidang Aset untuk melakukan verifikasi dan pengecekan lokasi yang diusulkan sebagai tempat pembangunan sekolah.
Menurut Wawan, kesiapan lahan menjadi salah satu syarat utama agar proses perencanaan dan pembangunan sekolah dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Masyarakat berharap rencana pembangunan SMP negeri baru tersebut tidak berhenti pada tahap usulan semata, melainkan segera direalisasikan. Kehadiran sekolah baru dinilai sangat penting untuk menjawab kebutuhan layanan pendidikan yang terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk di wilayah utara Kecamatan Rengasdengklok.
Dengan adanya SMP negeri baru, warga berharap akses pendidikan menjadi lebih merata dan peluang anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dapat semakin terbuka. (Asbel)










