BEKASI, alexanews.id – Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui kegiatan intervensi bertajuk “SIAP BUGARKAN”. Program ini diwujudkan dengan pembagian ikan segar kepada 100 orang penerima manfaat yang menjadi sasaran program penurunan stunting di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Sub Kegiatan Peningkatan Ketersediaan Ikan untuk Konsumsi dan Usaha Pengolahan dalam Satu Daerah Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2026. Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber protein hewani yang berkualitas, terjangkau, dan mudah diperoleh.

SIAP BUGARKAN sendiri merupakan akronim dari Sinergi Ikan untuk Penuhi Kebutuhan dan Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi. Program ini dirancang sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok yang rentan mengalami stunting.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Hj. Nayu Kulsum, SP, M.Si., mengatakan bahwa pembagian ikan segar tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat, khususnya balita dan ibu hamil.

Menurutnya, ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang memiliki kandungan gizi tinggi dan sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, peningkatan konsumsi ikan menjadi salah satu upaya yang efektif dalam mencegah dan menurunkan angka stunting.

“Melalui penyediaan bahan baku ikan ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan asupan protein yang cukup. Ikan adalah sumber gizi penting untuk tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting,” ujar Nayu Kulsum, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin. Selain penyaluran ikan segar kepada penerima manfaat, Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi ikan secara rutin serta cara mengolah ikan yang sehat agar kandungan gizinya tetap terjaga.

Edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam program intervensi stunting. Pasalnya, pemahaman masyarakat mengenai pola makan bergizi dan pengolahan pangan yang tepat dinilai memiliki peran besar dalam mendukung kesehatan keluarga.

Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi berharap kegiatan SIAP BUGARKAN dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Selain berkontribusi terhadap percepatan penurunan stunting, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan sumber protein hewani yang bernilai gizi tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa Kedungwaringin, Hj. Tita Komala, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi atas pelaksanaan program tersebut.

Ia menilai bantuan ikan segar yang diberikan sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga yang menjadi sasaran program penanganan stunting di Desa Kedungwaringin.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi atas program pembagian ikan segar melalui kegiatan intervensi stunting SIAP BUGARKAN. Semoga kegiatan ini dapat membantu meningkatkan gizi masyarakat, khususnya keluarga sasaran stunting di Desa Kedungwaringin,” ujarnya.

Tita juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dapat terus terjalin untuk mendukung berbagai program kesehatan masyarakat di masa mendatang.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera,” tambahnya.

Melalui kolaborasi berbagai pihak serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan, Kabupaten Bekasi optimistis dapat terus mempercepat penurunan angka stunting dan menciptakan generasi yang lebih sehat serta berkualitas di masa depan. (Wnd)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.